Geger Ilustrasi Bumi Datar di Soal Ujian Kelas 6 SD, Ini Kata Disdik Cimahi

Siti Fatimah - detikNews
Jumat, 07 Mei 2021 08:52 WIB
Soal ujian bumi datar di Cimahi
Foto: Ilustrasi bumi datar di soal ujian kelas 6 SD di Cimahi (Istimewa).
Cimahi -

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cimahi buka suara terkait ilustrasi bumi datar dalam soal ujian siswa kelas 6 SD. Masalah kemudian heboh setelah seorang warga membagikannya di media sosial.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi Harjono membenarkan adanya kasus tersebut. Kejadian itu, kata dia, terjadi di salah satu sekolah swasta.

Dia juga menyatakan telah memanggil kepala sekolah dan guru yang membuat soal ujian siswa. Berdasarkan hasil penelusuran yang dilakukan, guru tersebut telah mengakui kesalahannya dan tak memiliki niat untuk memberi pemahaman kepada murid bahwa bumi berbentuk datar.

"Nah, si guru tadi sudah mengatakan 'Itu salah saya, saya mengambil dari Google, nah tidak ada maksud saya mengatakan bumi datar karena pelajaran yang saya berikan pun selalu bumi bulat, dari soal itu juga tidak ada statemen bumi datar'," kata Harjono mengulang perkataan guru tersebut saat dihubungi wartawan, Jumat (7/5/2021).

Harjono mengatakan, guru yang tak ingin disebutkan identitasnya tersebut mengambil ilustrasi bumi dari Google. Gambar tersebut dinilainya paling layak dan dapat menarik perhatian murid karena memuat warna yang beragam.

Harjono menuturkan usai diperiksa, guru tersebut memang bukan pribadi yang menganut paham bahwa bumi berbentuk datar. "Itu murni ketidaktahuan guru dan tidak ada maksud mengatakan bumi datar, yang bersangkutan adalah bukan guru yang punya paham bahwa bumi itu datar," kata Harjono menambahkan.

Dia menegaskan, bahwa gambar tersebut hanya diambil dari segi keindahannya saja. "Beliau adalah guru yang mengajarkan selama ini bahwa bumi itu bulat. Ilustrasi itu hanya diambil yang paling bagus dan itu bagus, warna-warni. Hanya itu saja, tanpa maksud untuk mengatakan bahwa bumi datar, begitu," lanjutnya.

Pihaknya meminta agar kepala sekolah membuat surat pernyataan secara resmi. Selama ini, kata Harjono, penyusunan soal ujian diserahkan ke sekolah masing-masing sebagaimana diatur dalam Surat Edaran Menteri Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi.

"Baik teknis pelaksanaannya apakah menggunakan metode daring ataukah luring termasuk penyusunan soal pun itu disusun oleh sekolah," ujarnya.

Oleh sebab itu, menurutnya kasus ini tak dapat dikaitkan dengan Kementerian atau Menteri Pendidikan dan Kebudayaan apalagi dikaitkan dengan politik sebab hal itu murni menjadi kesalahan guru penyusun soal ujian.

"Karena yang menyusun adalah guru jadi tak ada hubungannya, yang pertama dengan Pak Menteri dan gak ada hubungan dengan Kemendikbud, itu soal disusun oleh guru di satuan pendidikan masing-masing," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, media sosial Facebook dihebohkan dengan postingan salah satu netizen yang memuat ilustrasi bumi berbentuk datar pada soal ujian kelas 6 Sekolah Dasar (SD). Berdasarkan informasi yang diperoleh, soal tersebut dikeluarkan oleh sebuah sekolah swasta di Kota Cimahi.

Dilihat detikcom, postingan itu dibagikan melalui akun Facebook bernama Akbarman Tanjung yang membagikan ulang pengalaman Desmanjon Purba. Pada pukul 20.00 WIB postingan tersebut sudah dibagikan lebih dari 205 kali dan disukai hampir 500 orang.

Dari foto yang tersebar di media sosial, terlihat adanya pertanyaan dengan menyematkan sebuah gambar menunjukkan bumi berbentuk datar. Sementara planet lainnya berbentuk bulat. Pengunggah memberikan keterangan bahwa postingan tersebut merupakan pengalaman Desmanjon Purba yang terdapat di bagian bawah keterangan postingan.

"Lapor...Pagi ini, Rabu, 5 Mei 2021. Hari ke-3 Ujian Sekolah untuk anak saya kelas 6 di salah satu SD Swasta di Baros Cimahi secara daring. Ujian dari rumah. Anak saya kaget dan berkata ke saya. "Ini aneh Pa', masa sih gambar bumi dibikin datar!" Katanya ke saya setengah teriak," isi pembuka postingan tersebut.

Lihat juga video 'LAPAN: Komunitas Bumi Datar Tidak Percaya Gravitasi':

[Gambas:Video 20detik]



(mso/mso)