Ratusan Kendaraan Pemudik dari Arah Bandung Diputar Balik di Cianjur

Ismet Selamet - detikNews
Kamis, 06 Mei 2021 14:39 WIB
Ratusan kendaraan pemudik diputar balik di Cianjur
Ratusan kendaraan pemudik diputar balik di Cianjur (Foto: Ismet Selamet)
Cianjur -

Ratusan kendaraan dari arah Bandung menuju Cianjur diputar balik di Pos Penyekatan Jembatan Citarum Haurwangi Kabupaten Cianjur. Selain pemudik, pengendara yang diputar arah dikarenakan tak bisa menunjukkan surat hasil test antigen.

Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol Eddy Sumitro pun meninjau langsung hari pertama penyekatan larangan mudik di Kecamatan Haurwangi yang merupakan perbatasan Cianjur-Kabupaten Bandung Barat.

Menurutnya Eddy di hari pertama penyekatan ada sebanyak 200 kendaraan roda empat maupun roda dua dari arah Bandung menuju Cianjur diputar balik karena pengemudi dan penumpang tidak bisa menunjukkan surat test antigen.

"Ada 200 kendaraan yang diputar balik. Itu untuk satu titik di Haurwangi," ujar Eddy saat diwawancara di kawasan Haurwangi, Kamis (6/5/2021).

Ia mengatakan pengendara yang diputar balik didominasi warga yang melintas antar kota atau kabupaten.

"Untuk lonjakan pemudik saat ini belum terlihat adanya lonjakan, hanya beberapa. Namun prinsipnya penjagaan akan terus dilakukan terkecuali bagi pengantar logistik, orang sakit yang sifatnya darurat dan sebagainya sesuai yang ditetapkan pusat," kata dia.

Dia menyebutkan untuk penyekatan di Jawa Barat akan dilakukan 24 jam yang dibagi menjadi tiga shif. Eddy menjelaskan, penjagaan tersebut tidak hanya dilakukan di jalan utama namun juga di jalan tikus yang biasa digunakan para pemudik.

"Tidak hanya jalan utama, kita juga lakukan penjagaan bahkan di semua jalan tikus," tegasnya.

Eddy mengimbau kepada semua masyarakat untuk bisa menahan diri agar tidak mudik demi menekan penyebaran COVID-19 di semua daerah khususnya Jawa Barat.

"Imbauan untuk jangan mudik kita sudah lakukan dari jauh-jauh hari baik di daerah maupun pusat. Sekarang adalah pelaksanaannya," ungkapnya.

Sementara itu Kapolres Cianjur AKBP Moch Rifai, mengatakan untuk momen mudik lebaran tahun ini pihaknya memantau 12 titik akses masuk, mulai dari jalur utama hingga jalur tikus.

"Untuk pintu masuk utama ada empat titik, dan jalur tikus ada 8 titik. Kita pantau semuanya untuk mencegah masuknya pemudik," ucap dia.

Menurutnya Polres Cianjur juga akan melakukan pendekatan di luar titik tersebut untuk mencegah travel gelap. "Kita tindak jika memang ada travel gelap yang membandel," pungkasnya.

Lihat Video: Nekat Angkut Pemudik, Belasan Minibus di Sidrap Diamankan Polisi

[Gambas:Video 20detik]



(mud/mud)