SMUP Unpad Sempat Puncaki Twitter, Kampus Buka Suara

Siti Fatimah - detikNews
Rabu, 05 Mei 2021 22:11 WIB
Unpad sempat trending di twitter
Foto: Unpad sempat trending di twitter (Tangkapan layar).
Bandung -

Tagar Unpad masuk dalam trending topic di Twitter. Topik yang mengemuka dalam trending tersebut didominasi dengan pembahasan Seleksi Masuk Universitas Padjdjaran (SMUP) 2021.

Pantauan detikcom, Rabu (5/4/2021) pukul 21.54 WIB sudah ada 2.456 lebih cuitan netizen yang menggunakan kata Unpad. Salah satu akun yang aktif memberikan cuitan perihal pertanyaan netizen soal SMUP yaitu mention confess (menfess) ON-SBMPTNFESS.

"Ptn! Asal SMK ku Teknik (Saintek) tapi di SBM ngambil soshum alias linjur. Nah ini mau ngambil jurusan soshum di SMUP Unpad tapi disuruh isi nilai rapor soshum sedangkan rapor aku aja saintek (teknik) isinya gimana ya?" isi cuitan itu dengan dibubuhi potongan gambar laman SMUP.

Kepala Kantor Humas Unpad Dandi Supriadi menjelaskan nilai rapor tidak masuk ke dalam salah satu materi seleksi SMUP. Dia menyebut nilai rapor diperuntukkan bagi keperluan evaluasi dan validasi sistem.

"Nilai rapor harus diupload untuk keperluan evaluasi dan menjaga kehandalan serta validitas sistem ujian online SMUP. Nilai rapor tidak masuk ke dalam salah satu materi seleksi SMUP, beda dengan SNMPTN atau SBMPTN. Lulusan SMA 2019, 2020 dan 2021 yang tidak ikut SNMPTN maupun UTBK/SBMPTN dapat mendaftar dan ikut ujian SMUP tahun ini," kata Dandi kepada detikcom.

Meski tidak masuk dalam persyaratan utama, calon mahasiswa tetap diwajibkan mengisi nilai rapor dalam laman SMUP. "Iya (sifatnya wajib diisi) supaya bisa melanjutkan proses pendaftaran," ujarnya.

Selain membahas mengenai kebingungan netizen perihal nilai rapor, beberapa netizen pun bertanya-tanya perihal penggunaan nilai UTBK SBMPTN saat mendaftar seleksi mandiri Unpad.

Dandi menjelaskan, bagi calon peserta yang ingin mendaftar menggunakan nilai UTBK terbaru (SBMPTN 2021) maka pilihan program studi harus sesuai dengan ujian UTBK yang telah dimiliki sebelumnya.

"Misalnya untuk mereka yang pada UTBK sudah mengambil Saintek, maka dia hanya bisa memilih prodi kelompok Saintek. Bagi yang mempunyai nilai UTBK campuran (IPC), dia bisa memilih prodi lintas jurusan, Saintek atau Soshum," jelasnya.

Sementara itu, bagi calon mahasiswa memiliki minat program studi yang berbeda dengan nilai UTBK yang dimiliki, maka yang bersangkutan harus mengikuti ujian ulang SMUP. "Bagi peserta yang sudah mempunyai nilai UTBK Saintek, tapi ingin memilih prodi kelompok Soshum di Unpad, maka dia harus ikut ujian SMUP (tidak bisa menggunakan nilai UTBK-nya)," kata Dandi mencontohkan.

Dia menyebut, lulusan 2019 dan 2020 masih memiliki peluang untuk mendaftar sebagai mahasiswa di Unpad. Tentunya, mereka harus mengikuti seleksi masuk Unpad melalui materi ujian berupa tes kemampuan belajar (TKB) secara daring.

"Bagi lulusan 2019 dan 2020 yang sudah pasti harus mengikuti SMUP, dapat memilih dua prodi yang berasal dari kelompok yang sama atau berbeda misal Saintek dan Sosum," pungkasnya.

Seperti diketahui, pendaftaran SMUP sudah dibuka hari ini sampai 8 Juni 2021. Simulasi ujian (jadwal dikabarkan melalui SMS) pada 24 Juni 2021, pelaksanaan Ujian Seleksi pada 26 Juni 2021 dan pengumuman pada 2 Juli 2021.

(mso/mso)