Honorer Dinkes Terlibat Pemalsuan Swab Antigen, Ini Kata Plt Bupati Cianjur

Ismet Selamet - detikNews
Rabu, 05 Mei 2021 14:05 WIB
Plt Bupati Cianjur Herman Suherman
Foto: Plt Bupati Cianjur Herman Suherman (Ismet Selamet/detikcom).
Cianjur -

Plt Bupati Cianjur Herman Suherman meminta Dinas Kesehatan untuk memberi sanksi tegas kepada tenaga honorer yang terlibat dalam pembuatan surat tes swab antigen palsu.

"Semua halnya dibuat negatif. Bagaimana kalau ternyata orang yang dibuatkan itu positif COVID-19 namun dinegatifkan supaya bisa lolos mudik. Bukan hanya lonjakan, tapi tsunami kasus bisa terjadi di Cianjur," kata Herman, Rabu (5/5/2021).

Untuk itu, selain meminta polisi memproses hukum sesuai dengan aturan berlaku, Herman juga menginstruksikan Dinkes untuk mengambil langkah tegas dari segi kepegawaian.

"Sanksi terberat berupa pemberhentian. Itu sangat mungkin diterapkan. Kita sedang bertarung melawan COVID-19, jangan dimanfaatkan untuk keuntungan pribadi," ucapnya.

Di sisi lain, Ketua DPRD Kabupaten Cianjur Ganjar Ramadhan meminta Dinkes untuk melakukan evaluasi secara internal agar kejadian tersebut tidak terulang lagi.

"Miris begitu mendapat informasi jika di Cianjur ada pembuatan surat antigen palsu, apalagi begitu mengetahui salah seorang pelaku kan honorer Dinkes. Harus bahan evaluasi untuk Dinkes," ucapnya.

Dia menambahkan Dinkes juga harus memperketat pengawasan terkait keluar masuknya surat, dokumen, ataupun barang-barang penting di dinas.

"Jangan sampai dimanfaatkan lagi oleh oknum yang tidak bertanggungjawab," pungkasnya.

Sebelumnya, polisi berhasil menangkap dua pelaku pembuatan surat test swab antigen palsu. Salah satunya ternyata tenaga honorer Dinas Kesehatan Cianjur.

Rifai mengungkapkan dalam aksinya tersebut, JA dibantu oleh perempuan berinisial AR (30) yang merupakan pegawai honorer di Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur.

Dari AR, pelaku mendapatkan contoh atau draft surat antigen dari Dinas Kesehatan, termasuk kop surat dinas.

Atas perbuatannya kedua tersangka dijerat Pasal 263 KUHP dan Pasal 268 KUHP dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

Lihat juga Video: 2 Pemalsu Surat Antigen di Cianjur Diciduk, Ada Honorer Dinkes

[Gambas:Video 20detik]



(mso/mso)