Bandung Barat-Tasikmalaya Masuk Zona Merah, Begini Peta Sebarannya

Yudha Maulana - detikNews
Selasa, 04 Mei 2021 18:11 WIB
Poster
Ilustrasi virus Corona (Ilustrator: Edi Wahyono)
Bandung -

Dua daerah di Jawa Barat masuk ke dalam zona dengan risiko penularan COVID-19 yang tinggi atau zona merah. Berdasarkan laporan dari situs covid19.go.id, dua daerah itu yakni Kabupaten Bandung Barat dan Kota Tasikmalaya.

Sekadar diketahui sejak pertengahan Maret lalu, Jabar nihil zona merah. Kendati begitu, pergeseran zona hijau (resiko penularan COVID-19 rendah) dan zona kuning (resiko penularan COVID-19 sedang) hilir mudik berganti selama hampir delapan pekan.

Berdasarkan data yang dilansir dari pik.bandungbaratkab.go.id, total kasus terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 6.224 kasus. Saat ini terdapat 615 pasien aktif yang masih dirawat atau menjalani isolasi, 5.532 orang dinyatakan sembuh dan 77 orang meninggal dunia.

Kasus COVID-19 di Bandung Barat paling banyak di kecamatan Lembang (total 1.154 kasus), Ngamprah (total 941 kasus) dan Padalarang (total 649 kasus). Sedangkan di Kota Tasikmalaya dari laman Pikobar tercatat ada 5.655 total kasus terkonfirmasi COVID-19. 1.119 orang di antaranya masih menjalani isolasi, 4.350 orang telah sembuh dan 32 orang meninggal dunia.

Sementara itu di Jabar terdapat 2 daerah yang masuk ke dalam zona hijau, yakni Kabupaten Bandung dan Kabupaten Sukabumi. 20 kabupaten/kota sisanya masuk ke dalam zona kuning.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengingatkan kembali masyarakat agar kembali disiplin menerapkan protokol kesehatan dan menghindari bepergian. "Jangan sampai terlena dengan kondisi penularan yang cenderung turun karena dapat berubah cepat apabila kita tidak bersama-sama mempertahankannya," ujar Wiku.

(yum/bbn)