Honorer di Cianjur Cetak Ratusan Surat Antigen Palsu Selama 3 Bulan

Ismet Selamet - detikNews
Selasa, 04 Mei 2021 17:10 WIB
Cianjur -

Polisi berhasil mengungkap kasus surat hasil swab test antigen palsu di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Terungkap juga, pelaku sudah membuat sekitar 100 surat hasil antigen palsu yang untuk para sopir travel gelap yang mengangkut pemudik.

Kapolres Cianjur AKBP Moch Rifai, mengatakan dari hasil pemeriksaan, diketahui jika pelaku yang berinisial JA (32) sudah membuat surat antigen palsu sejak Februari 2021.

"Pengakuannya baru tiga bulan, total surat yang dibuatnya sudah 100 surat," ujar Rifai saat ekpose di Mapolres Cianjur, Jalan KH Abdullah bin Nuh, Selasa (4/5/2021).

Manurutnya surat palsu yang dibuat pelaku kebanyakan terpasang kop surat Dinas Kesehatan. Namun ternyata juga ada surat yang seolah dikeluarkan dari klinik.

"Kita temukan ada yang dari klinik. Tapi kita telusuri juga apakah palsu atau tidak. Kita akan tanyakan apakah klinik tersebut memang melakukan test dan mengeluarkan surat tersebut atau tidak. Kalau yang surat Dinkes dipastikan palsu, terlebih tidak melalui tahapan test terlebih dulu," ucapnya.

Rifai menambahkan surat swab antigen palsu yang dibuat pelaku kebanyakan dijual ke sopir travel gelap yang akan bepergian ke luar kota. Tetapi diduga surat tersebut juga dibuat untuk pemudik.

"Pengakuan sementara hanya untuk sopir travel gelap. Tapi masih kita kembangkan, apakah dibuat dan dijual juga pada pemudik," ungkapnya.
Sebelumnya, polisi berhasil menangkap dua pelaku pembuatan surat test swan antigen palsu. Salah satunya ternyata tenaga honorer Dinas Kesehatan Cianjur.

Rifai mengungkapkan dalam aksinya tersebut, JA dibantu oleh perempuan berinisial AR (30) yang merupakan pegawai honorer di Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur.

Dari AR, pelaku mendapatkan contoh atau draf surat antigen dari Dinas Kesehatan, termasuk kop surat Dinas.
Atas perbuatannya kedua tersangka dijerat Pasal 263 KUHP dan Pasal 268 KUHP dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

(mud/mud)