Kejati Jabar Belum Tetapkan Tersangka Penyeleweng Dana PT Pos Finansial

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Senin, 03 Mei 2021 13:53 WIB
Poster
Ilustrasi korupsi (Ilustrator: Edi Wahyono)
Bandung -

Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat belum menetapkan tersangka terkait dugaan penyelewengan dana di PT Pos Finansial Indonesia. Penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

"Belum ada penetapan tersangka," ucap Asisten Pidana Khusus Kejati Jawa Barat Riyono via pesan singkat, Senin (3/5/2021).

Riyono menuturkan sejauh ini pihaknya masih memeriksa sejumlah saksi. Ada total 16 orang saksi yang didengar keterangannya.

"Sedang dilakukan pemeriksaan saksi-saksi. Ada 16 saksi dari PT Pos, Posfin dan pihak-pihak terkait," tuturnya.

Sebelumnya, Kejati Jabar menggeledah kantor PT Pos Finansial, di Kota Bandung. Penggeledahan dilakukan diduga terkait kasus korupsi.

Dalam penggeledahan ini, Kejati Jabar mengamankan barang bukti berupa dokumen dan alat-alat elektronik terkait dalam dugaan korupsi tersebut.

PT Pos Finansial Indonesia (Posfin) angkat bicara terkait dugaan korupsi yang tengah diusut Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat. PT Posfin menduga penyelewengan dana tersebut dilakukan oleh manajemen lama.

Hal itu diungkapkan PT Posfin melalui kuasa hukumnya Elvis Kabangnga. PT Posfin merespons usai dilakukan penggeledahan di kantor PT Posfin oleh Kejati Jabar kemarin

"Bahwa betul kantor PT Pos Finansial Indonesia (Posfin) didatangi oleh Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Jawa Barat sebagai rangkaian proses penyidikan terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan penggunaan keuangan yang dilakukan oleh manajemen lama Posfin (periode 2019-2020)," ujar Elvis dalam keterangan resminya, Selasa (6/4/2021).

Simak juga video 'Kejati Banten Geledah Masjid Al Bantani Kasus Hibah Ponpes':

[Gambas:Video 20detik]



(dir/bbn)