Nekat Mudik ke Cimahi, Siap-siap Dikarantina 5 Hari di Asrama TNI

Whisnu Pradana - detikNews
Rabu, 28 Apr 2021 14:42 WIB
Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana
Foto: Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana (Whisnu Pradana/detikcom).
Cimahi -

Pemerintah Kota Cimahi sedang menyiapkan tempat isolasi bagi warga dari luar daerah yang memaksakan mudik ke Cimahi. Hal itu untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Ada sejumlah tempat yang sedang disiapkan dan bakal dipakai sebagai tempat isolasi. Beberapa tempat tersebut di antaranya mess atau asrama prajurit di Pusdikbekang dan asrama prajurit di area Gunung Bohong. Kedua tempat itu merupakan fasilitas milik TNI AD.

Pemudik yang nekat pulang kampung sendiri harus menjalani karantina selama lima hari. Aturan itu berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 9 Tahun 2021 tentang Tentang Perpanjangan PPKM dan Mengoptimalkan Posko Penanganan COVID-19 di Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran COVID-19.

"Kita siapkan dua pilihan bagi pemudik yang datang ke Cimahi pada masa pelarangan mudik nanti. Kembali ke daerah asal atau dikarantina lima hari," ujar Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana kepada wartawan, Rabu (28/4/2021).

"Untuk tempat sudah koordinasi bisa di tempat TNI, penginapan, atau hotel. Silakan pilih mau di mana," kata Ngatiyana menambahkan.

Selama karantina biaya yang dikeluarkan menjadi tanggungan dari pihak yang bersangkutan. Mulai dari biaya makan hingga pembayaran tempat karantinanya kecuali dua tempat milik TNI.

"Kita hanya menjaganya selama 5 hari. Setelah itu boleh berbaur lagi. Jadi untuk biaya yang dikeluarkan selama karantina itu ditanggung si pemudik," tegasnya.

Untuk mencegah pemudik dari luar Bandung Raya, yang meliputi Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Bandung pihaknya bersama pihak terkait bakal melakukan penyekatan. Ada dua titik fokus penyekatan di Kota Cimahi yakni Gerbang Tol Baros dan Alun-alun Kota Cimahi.

"Untuk masyarakat Cimahi, tidak boleh keluar dari Bandung Raya. Kemudian tidak menerima mudik dari luar daerah. Mulai penyekatan pada 6 Mei nanti," pungkasnya.

(mso/mso)