Penyekatan Mudik di Banten Ditambah, Kapolda Minta Merak Tutup 5 Dermaga

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Rabu, 28 Apr 2021 13:19 WIB
Kapolda Banten Irjen Rudy Heriyanto Adi Nugroho
Foto: Kapolda Banten Irjen Rudy Heriyanto Adi Nugroho (Dokumentasi Polda Banten).
Serang -

Kapolda Banten Irjen Rudy Heriyanto Adi Nugroho menyatakan titik penyekatan di Banten ditambah jadi 18. Pihaknya juga sudah meminta lima dari tujuh dermaga di Pelabuhan Merak agar ditutup untuk angkutan barang.

Dia menyebut setiap titik penyekatan, Polda Banten akan menyediakan tempat parkir. Hal itu untuk mengantisipasi adanya perdebatan karena warga yang memaksakan diri untuk pulang kampung.

Selain itu, polisi juga mengantisipasi adanya modus pemalsuan surat perjalanan dinas. Untuk itu, setiap surat perjalanan dinas atau surat jalan yang memang dikhususkan dan diizinkan untuk bepergian akan dilakukan verifikasi ulang.

"Di setiap penyekatan ada lokasi tertentu tempat parkir, kalau debat di jalan itu macet. Kalau dia bawa surat perintah, silahkan parkir, debatnya jangan di situ (di jalan), makanya saya minta ada lokasi tertentu untuk memeriksa tentang surat kelengkapan dinas, bener enggak ditandatangani oleh eselon II, terpaksa juga kami harus konfirmasi untuk mengetahui itu surat asli atau tidak, takutnya dijadikan modus," kata Rudy di Mapolda Banten, Jalan Syekh Nawawi Al Bantani, Serang, Rabu (28/4/2021).

Untuk ASDP Merak, pihaknya juga sudah bersurat dengan Kementerian Perhubungan. Awalnya, Polda Banten meminta agar semua dermaga di Merak ditutup dan arus angkutan barang, bahan pokok dan pengiriman BBM dialihkan ke Pelabuhan Bojonegara. Namun, usulan itu tidak dikabulkan dan pihak kementerian tetap membuka namun hanya dua dermaga.

"Dua dermaga dibuka, itu untuk bahan pokok dan penting saja, selain itu untuk mobil dalam keadaan dinas, ambulans yang diizinkan dalam keadaan darurat. Selain itu balik kanan," ujarnya.

Mengacu pada pengalaman tahun lalu, dua dermaga yang dibuka juga harus yang paling jauh dari jalan raya. Jadi, jika ada manuver kepolisian memutar balikan pemudik, itu akan mempermudah dan tidak terjadi kemacetan.

"Makanya saya minta ASDP dermaga yang dibuka adalah dermaga yang paling jauh. Supaya di dalam ada manuver untuk diputarbalikan, kalau dermaga yang dekat dengan jalan, pasti macet," ujarnya.

Untuk penyekatan pada 6-17 Mei di wilayah Polres Cilegon ada 3 titik, yaitu dua Gerbang Tol (GT) Merak, Pelabuhan BBJ Bojonegara dan Gede Bawah, sedangkan untuk di wilayah hukum Polres Serang ada 4 titik yaitu, GT Cikande, GT Ciujung, Asem Cikande dan Tanara.

Di wilayah Polres Serang Kota ada 3 titik, yaitu di depan Pusri, GT Serang Timur dan GT Serang Barat. Kemudian di wilayah hukum Polresta Tangerang ada 3 titik yaitu di Citra Raya, Cisoka dan Jayanti untuk mencegah adanya pemudik dari Jakarta.

Kemudian di wilayah Polres Lebak ada 2 titik yaitu di Jasinga dan Cilograng yang akan melakukan penyekatan pemudik dari Bogor dan Sukabumi. Kemudian untuk wilayah hukum Polres Pandeglang dilakukan penyekatan di Gayam.

Tonton juga Video: Suasana Mudik Sudah Terlihat di Pelabuhan Nusantara Parepare

[Gambas:Video 20detik]



(bri/mso)