Limbah Medis Dibuang ke TPSA, Bupati Kuningan: Pelanggaran Berat!

Bima Bagaskara - detikNews
Selasa, 27 Apr 2021 20:13 WIB
Limbah Medis di Kuningan
Limbah medis yang berserakan di TPSA Ciniru Kuningan. (Foto: Bima Bagaskara/detikcom)
Kuningan -

Bupati Kuningan Acep Purnama terkejut mengetahui limbah medis yang dibuang sembarangan di TPSA Ciniru. Acep menegaskan hal tersebut merupakan pelanggaran berat.

Acep bakal meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kuningan untuk segera mencari tahu dari mana limbah jenis bahan berbahaya dan beracun (B3) itu. "Ya nanti besok saya akan suruh DLH investigasi dari mana limbah itu. Dibawanya dari mana, sama siapa, pasti ketahuan nanti," kata Acep saat dihubungi, Selasa (27/4/2021).

Asal muasal limbah medis yang dibuang ke TPSA Ciniru bisa diketahui dari masing-masing merek limbah yang ditemukan. "Nanti saya minta LH ambil sampelnya dan lihat merek limbahnya. Nanti bisa dilihat rumah sakit mana saja yang menggunakannya, infusan merek apa, dipakai di mana," ujar Acep.

Dia menegaskan membuang limbah medis yang tergolong B3 secara sembarangan merupakan tindakan kriminal dan sebuah pelanggaran berat. Seharusnya limbah medis diolah secara khusus karena berbahaya bagi kesehatan masyarakat.

"Limbah B3 kan harusnya dilakukan khusus dibakar dengan suhu sekian derajat. Ini jelas (kriminal), tidak boleh, pelanggaran berat itu apalagi limbah B3," kata Acep.

Sejumlah limbah medis berserakan di TPSA Ciniru Kuningan. Limbah medis tersebut berupa masker, sarung tangan hingga bekas kantong infus. "Setahu saya dari rumah sakit di daerah Luragung. Dibuang ke sini (TPSA Ciniru)," ucap Rohmat (52) ,penanggung jawab alat berat TPSA Ciniru, saat berbincang dengan detikcom.

(bbn/bbn)