Pelaku Tabrak Lari Bocah Perempuan di Sukabumi Menyerahkan Diri

Syahdan Alamsyah - detikNews
Minggu, 25 Apr 2021 16:17 WIB
Poster
ilustrasi (Foto: Edi Wahyono/detikcom).
Sukabumi -

Sopir truk pelaku tabrak lari bocah perempuan di Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat akhirnya menyerahkan diri.

Selain menyebut pelaku menyerahkan diri, aparat kepolisian juga membeberkan fakta-fakta tragis terkait kecelakaan yang menewaskan bocah perempuan berusia 13 tahun tersebut.

"Kecelakaan lalu lintas tersebut bermula ketika Kendaraan sepeda motor matic yang dikendarai korban dengan membawa tiga penumpang melaju dari arah Ujung Genteng menuju Ciracap," kata Kasat Lantas Polres Sukabumi AKP Riki FM, Minggu (25/4/2021).

Riki menyebut saat kejadian korban berusaha menyalip truk dengan dengan nomor polisi D 8661 AZ yang dikemudikan oleh pelaku.

"Korban hendak mendahului kendaraan Truck Mitsubishi No Pol: D 8661 AZ yang berada di depannya ke sebelah kanan melintasi jalan gili-gili sebelah kanan kemudian pengendara kendaraan sepeda motor tidak bisa menguasai laju kendaraannya sehingga pengendara kendaraan sepeda motor terjatuh ke kiri dan tergilas oleh ban belakang sebelah kanan dari truk," jelas Riki.

Sopir berinisial DS (39) warga asal Desa Buniwangi, Kecamatan Surade. Ia diketahui sempat memberhentikan kendaraannya, kemudian turun dan melihat keadaan semua korban.

"Entah bagaimana mungkin karena takut, dia melanjutkan perjalanan dan akhirnya menyerahkan diri ke Polsek Jampang Kulon. Kasusnya sedang dalam proses penyelidikan unit laka lantas Polres," ujar Riki.

Diberitakan sebelumnya, bocah perempuan berusia 13 tahun tewas mengenaskan akibat tabrak lari di ruas Jalan Ciburial, Kabupaten Sukabumi. Saat kejadian itu korban tengah membawa motor membonceng dua temannya dan seorang balita yang duduk di kursi khusus bagian depan.

Peristiwa tabrak lari ini berlangsung Sabtu (24/4/2021), pukul 11.00 WIB. "Mereka bertiga di motor, perempuan semuanya. Ada satu balita di kursi yang biasa dipakai buat bayi. Tiga orang dibawa ke rumah sakit. Satu meninggal di tempat," kata Yeni, warga setempat, kepada detikcom.

(sya/mso)