Round-Up

Aksi Pemuda Bully Bocah di Bogor Berakhir Damai

M. Sholihin - detikNews
Jumat, 23 Apr 2021 10:37 WIB
Ilustrasi bullying
Ilustrasi (Foto: Thinkstock).
Bogor -

Seorang anak di bawah umur menjadi korban perundungan seorang pemuda di Desa Nambo, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor. Aksi tak patut ditiru itu direkam menggunakan handphone dan viral di media sosial.

Sedikitnya ada dua potongan video yang menunjukkan aksi bullying yang dilakukan Ajat. Pada video pertama, korban berinisial EG nampak tengah dibonceng motor dengan posisi digendong oleh pelaku. EG yang nyaris jatuh karena posisinya tidak wajar, malah ditertawakan sambil terus direkam.

"Ragrag siah (jatuh kamu,red), ragag..," kata si perekam.

Pada video kedua, nampak EG dibanting oleh pelaku Ajat ke sebuah kubangan di sekitar persawahan. "Belajar berenang, belajar berenang, katanya mau belajar berenang. Diajar berenang embung sia mah (belajar berenang tidak mau kamu mah)," kata pelaku dengan enteng sesaat usai melempar EG ke kubanganan.

"Ambeh laukna katewak, gabusna gede, tewak heula gabusna (supaya ikannya tertangkap, ikan gabusnya besar, tangkap dulu gabusnya)," sambil mengejar EG

EG yang sempat naik dari kubangan, kembali dikejar pelaku. Meski menolak dan menangis, tubuh EG kembali diangkat pelaku dan dilempar kembali ke kubangan. Ironisnya, dua pria yang ada di lokasi bukannya menolong, tetapi malah ikut mentertawakan EG.

Aksi perundungan terhadap anak ini sempat menjadi perhatian polisi. Namun kemudian, terungkap bahwa kedua belah pihak telah menandatangani kesepakatan damai dan tidak melanjutkan masalah tersebut ke ranah hukum.

"Secara singkat perkara ini diselesaikan secara kekeluargaan, jadi tidak ada ada laporan selanjutnya. Jadi mereka sudah berkumpul, sudah sepakat menyelesaikan perkara ini secara kekeluargaan," kata Kapolres Bogor AKBP Harun, Kamis (22/4/2021).

Namun ironisnya, aksi perundungan tersebut diakui Ajat hanya bercanda. Pengakuan ini juga nampak dalam point surat kesepakatan damai. Surat kesepakatan damai ini juga ditandatangani pelaku menggunakan materai.

"kalau penyampaian dari korban ataupun tersangka ini mereka bercanda terkait ini, dan keluarga dari anak juga menerima, dan dari pihak yang melakukannya juga sudah minta maaf, mereka sudah ketemu semuanya, sudah ada kesepakatan antara mereka," kata Harun menjelaskan.

Aksi perundungan bocah oleh sekelompok pemuda di Kalapanunggal Kabupaten Bogor berakhir damai. Pelaku berjanji meminta maaf atas perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulanginya.

Tindaklanjut akan dilakukan pihak kepolisian dengan melakukan trauma healing terhadap Egiansyah, bocah yang alami perundungan itu.

"Pelaku sudah minta maaf dan sudah diselesaikan secara kekeluargaan kan. Nah tindaklanjut kita selanjutnya adalah akan memberikan trauma healing terhadap anak ini. Karena kan khawatir ada trauma dan semacamnya. Pendampingan lah kita lakukan dan trauma healing," kata Kapolsek Klapanunggal, Kompol M. Fadli Imran, Kamis (22/4/2021).

Berdasarkan informasi, Egi memang termasuk anak yang aktif. Ia juga diduga mengalami pertumbuhan dengan mental yang terganggu.

"Kalau saya dapat info memang anak ini begitu ya, dalam tanda kutip itu "kurang" lah begitu, tapi kan saya belum dalami langsung informasi itu. Saya akan temui anaknya, kita akan lakukan pendampingan," kata Fadli.

Lihat juga Video: Lihat Orang Di-bully, Apa yang Harus Dilakukan?

[Gambas:Video 20detik]



(mso/mso)