Polisi Akan Beri Trauma Healing Bocah Korban Bully di Bogor

M. Sholihin - detikNews
Kamis, 22 Apr 2021 19:31 WIB
Neglected lonely child against the white wall.  Little girl crying in the corner. Violence concept.
Ilustrasi bully (Foto: iStock).
Bogor -

Video aksi bully sekelompok pemuda di Bogor terhadap seorang bocah laki-laki viral di media sosial. Polisi akan memberikan trauma healing kepada bocah korban bully itu.

"Pelaku sudah minta maaf dan sudah diselesaikan secara kekeluargaan kan. Nah tindaklanjut kita selanjutnya adalah akan memberikan trauma healing terhadap anak ini (korban). Karena kan khawatir ada trauma dan semacamnya. Pendampingan lah kita lakukan dan trauma healing," kata Kapolsek Klapanunggal Kompol M. Fadli Imran, Kamis (22/4/2021).

Berdasarkan informasi, korban bernama Egi memang termasuk anak yang aktif. Ia juga diduga mengalami pertumbuhan dengan mental yang terganggu.

"Kalau saya dapat info memang anak ini begitu ya, dalam tanda kutip itu 'kurang' lah begitu, tapi kan saya belum dalami langsung informasi itu. Saya akan temui anaknya, kita akan lakukan pendampingan," kata Fadli.

Diberitakan sebelumnya, aksi bullying dilakukan sekelompok pemuda terhadap Egiansyah. Video perbuatan yang tidak patut dicontoh itu kemudian viral di media sosial.

Dalam video yang tersebar, aksi bully berawal ketika si anak membonceng motor dengan cara yang membahayakan. Korban nampak tidak duduk di jok motor, akan tetapi digendong. Diduga hal tersebut sengaja dilakukan oleh para pelaku hanya untuk membully korban. Si perekam, nampak terus mentertawakan korban meski korban nyaris terjatuh dari motor.

Video berlanjut di duga terjadi di area persawahan. Nampak dua pemuda lainnya sedang asik mancing di sekitar lokasi. Pelaku Ajat nampak melempar korban ke sebuah kubangan yang cukup dalam. Korban yang berhasil naik ke daratan sambil menangis, kembali dikejar pelaku dan dilemparkan kembali ke kubangan air.

Polisi menyebut, aksi perundungan tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Pelaku meminta maaf dan menandatangani kesepakatan di atas surat bermaterai.

"Secara singkat perkara ini diselesaikan secara kekeluargaan, jadi tidak ada ada laporan selanjutnya. Jadi mereka sudah berkumpul, sudah sepakat menyelesaikan perkara ini secara kekeluargaan," kata Kapolres Bogor AKBP Harun, Kamis (22/4/2021).

Harun menyebut, aksi bully yang dilakukan pemuda yang belakangan diketahui bernama Ajat Sudrajat hanya sebuah candaan.

"Kalau penyampaian dari korban ataupun tersangka ini mereka bercanda terkait ini, dan keluarga dari anak juga menerima, dan dari pihak yang melakukannya juga sudah minta maaf, mereka sudah ketemu semuanya, sudah ada kesepakatan antara mereka," kata Harun menjelaskan.

(mso/mso)