BPUM Tahap 2 di Kota Bandung Mencapai 47 Ribu Pemohon

Wisma Putra - detikNews
Kamis, 22 Apr 2021 20:16 WIB
Indonesian Rupiah - official currency of Indonesia
Ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/Yoyochow23)
Bandung -

Lebih dari 47 ribu warga Kota Bandung, mendaftarkan diri untuk menerima Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) tahap dua dari pemerintah.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (KUMKM) Kota Bandung Atet Dedi Handiman mengatakan, pendaftaran dibuka selama 10 hari.

"Tahun ini sudah membuka online dari Tanggal 16-26 April, hari ini sudah 47 ribu pemohon," kata Atet di Balai Kota Bandung, Kamis (22/4/2021).

Atet menyebut, pemerintah pusat saat ini menyediakan kuota sebanyak 9 juta atau berkurang 3 juta dari sebelumnya sebanyak 12 juta. "Kuotanya ikut nasional 9 juta, tahun kemarin 12 juta," ujarnya.

Atet belum dapat memastikan, dari sekian banyak permohonan, berapa pemohon yang akan mendapatkan bantuan tersebut. Menurutnya, kuota ditentukan oleh pemerintah pusat.

"Kemarin kami ada pertemuan dengan Dinas Koperasi Jawa Barat dan Kementerian Koperasi dan UMKM, Kota Bandung pengajuan tahun 2020 ada di 6 terbesar dan terbesar Garut, tapi yang realisasi Kota Bandung terbesar, usulan dinas aja 170 ribu dengan usulan lainnya sampai 260 ribu. Paling banyak walaupun tingkat pengusulnya lebih banyak Garut dan Cirebon," jelas Atet.

Untuk tahap dua ini, pihaknya masih melakukan pendataan agar BPUM ini sampai ke orang yang tepat. Selain itu, BPUM tahap kedua ini pendaftaran atau pengusul hanya bisa dilakukan satu pintu melalui Dinas KUMKM.

"Tahap dua sekarang kita masih konfirmasi data, terutama yang belum dapat sudah didistribusikan ke bank tapi belum cair, sudah terdaftar belum didistribusikan, atau dua kali dapat kita belum dapat datanya, kami terus koordinasi dengan provinsi," tuturnya.

Atet menambahkan, besaran BPUM yang akan diterima yakni Rp 1,2 juta. Selain itu, yang akan mendapatkan bantuan ini merupakan UKM yang sudah memenuhi syarat.

"Kalau memang tidak memenuhi syarat tidak akan cair, seperti PNS atau ABRI, tahun kemarin juga yang mendapatkan KUR atau sedang mendapatkan KUR tidak akan dapat," pungkasnya.

Sekedar informasi, pendaftaran dilakukan melalui laman https://siumkm.bandung.go.id/bpum2021.

Dengan syarat, melampirkan KTP Kota Bandung, Kartu Keluarga (KK), SKU / Nomor induk berusaha (NIB) dri oss.go.id, foto produk dan sarana usaha.

(wip/mud)