Hakim Minta JPU Hadirkan Saksi Kasus Penganiayaan Habib Bahar di Sidang

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Selasa, 20 Apr 2021 12:46 WIB
Sidang penganiayaan sopir taksi online oleh Habib Bahar ditunda
Sidang penganiayaan sopir taksi online oleh Habib Bahar ditunda (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom).
Bandung -

Sidang kasus penganiayaan yang melibatkan Habib Bahar bin Smith ditunda lantaran jaksa penuntut umum (JPU) tak bisa menghadirkan saksi korban. Majelis hakim meminta agar JPU harus menghadirkan saksi korban pekan depan.

"Jadi terhadap saksi yang tidak hadir kami perintahkan penuntut umum untuk bisa menghadirkan kembali saksi ini dengan alasan hukum yang jelas," ujar Ketua Majelis Hakim Surachmat di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Selasa (20/4/2021).

Sidang lanjutan sedianya digelar hari ini. Akan tetapi, JPU tak bisa menghadirkan saksi korban bernama Andriansyah itu ke tengah persidangan. JPU beralasan saksi korban tak bisa hadir karena tak diberi izin atasan kantornya untuk datang.

Menurut hakim, saksi yang diajukan sudah ditetapkan sejak awal. Sehingga, saksi wajib untuk dihadirkan.

"Kami sudah memerintahkan penuntut umum mendatangkan saksi sejak penetapan. Jadi dasar penetapan bisa mengirim surat kepada atasan saksi tempat bekerja," kata hakim.

Menurut hakim, sebagai warga Indonesia sudah sepatutnya bila dipanggil sebagai saksi untuk hadir. Tidak ada alasan bagi siapapun menolak hadir.

"Tidak ada alasan warga negara menolak dihadirkan saksi dengan alasan tidak ada izin dari atasan. Negara adalah berdasarkan hukum. Jadi setiap warga negara berhak mendapat perlindungan hukum atau patuh hukum," tutur Surachmat.

(dir/mso)