BI Jabar Siapkan 559 Titik Penukaran Uang Baru Jelang Lebaran 2021

Siti Fatimah - detikNews
Senin, 19 Apr 2021 14:12 WIB
Loket penukaran uang baru.
Loket penukaran uang baru (Foto: Siti Fatimah/detikcom).
Bandung -

Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, di masa pandemi COVID-19 ini Bank Indonesia meniadakan layanan penukaran uang baru melalui kas keliling. Sebagai gantinya, masyarakat tetap dapat melakukan penukaran uang baru melalui loket di bank-bank yang ada di wilayah Jawa Barat.

"Layanan penukaran uang kepada masyarakat hanya disediakan melalui loket di bank. Adapun layanan kas keliling ditiadakan. Sejalan dengan upaya terus menekan penyebaran COVID-19, BI di wilayah Jabar bekerja sama dengan perbankan (Bank Umum dan BPR) menetapkan 559 titik layanan penukaran selama Ramadhan 2021," kata Hera kepada wartawan di KPw BI Jabar, Jalan Braga, Senin (19/4/2021).

Adapun sebaran titik penukaran uang di antaranya di wilayah Priangan (kecuali Bodebek) ada 362 titik, Priangan Timur terdapat 98 titik, dan Ciayumajakuning dengan 99 titik penukaran uang.

Perihal kebutuhan uang untuk Hari Raya Idul Fitri 1442 H, pihaknya memperkirakan akan menyediakan sebesar Rp 17,45 triliun. Nilai tersebut mengalami penurunan sebesar 19,44% di bandingkan kebutuhan uang selama Ramadhan dan Idul Fitri periode tahun lalu yang tercatat sebesar Rp 21,66 triliun.

Hera menuturkan, penurunan tersebut merupakan salah satu bukti adanya peralihan penggunaan transaksi masyarakat dari manual menjadi digital. "Mungkin salah satu sebabnya karena banyaknya masyarakat yang beralih dari tunai menjadi non tunai," tuturnya.

"Bank Indonesia di wilayah Jabar berkomitmen untuk memenuhi seluruh kebutuhan uang tersebut dalam kondisi layak edar dengan jumlah dan pecahan yang sesuai hingga ke pelosok wilayah," kata Hera menambahkan.

Layanan penukaran uang melalui loket bank sudah dapat dilakukan mulai tanggal 12 April sampai dengan 11 Mei 2021. Pihaknya menyebut telah berkoordinasi dengan perbankan agar dalam memberikan layanan penukaran uang tetap menegakkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

Sementara itu, Chief of Payment System BI Ameriza Moesa menambahkan seperti tahun-tahun sebelumnya, masyarakat diminta untuk melakukan penukaran uang secara resmi tidak melalui inang-inang.

"Di masa pandemi ini kita agak sedikit terkendala karena biasanya kita ada kas keliling, sistemnya kita jemput bola ke masyarakat tapi kali ini tidak. Jadi kami mengimbau masyarakat untuk datang ke bank, harapannya masyarakat lebih aktif melakukan penukaran uang ke bank," tandas Ameriza.

Selain uang pecahan kecil, masyarakat dapat menukarkan Uang Peringatan Khusus (UPK) 75 melalui perbankan atau di seluruh Kantor Bank Indonesia di wilayah Jawa Barat setiap hari kerja pukul 08.00 sampai 12.00 WIB.

(mso/mso)