Walkot Cimahi Nonaktif Jalani Sidang Perdana Kasus Suap Hari Ini

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Rabu, 14 Apr 2021 09:23 WIB
Wali kota nonaktif Cimahi Ajay Muhammad Priatna usai menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK. Ajay tampak diborgol dan memakai masker.
Ajay M Priatna (Foto: Ari Saputra)
Cimahi -

Kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Cimahi nonaktif Ajay M Pritna akan memasuki babak baru. Ajay akan diadili hari ini.

Ajay akan menjalani sidang di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung pada Rabu (14/4/2021). Dalam sidang kali ini, Ajay akan menjalani sidang beragenda pembacaan dakwan.

"Sidang perdana terdakwa dengan agenda pembacaan surat dakwaan oleh Jaksa KPK," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri via pesan singkat.

Dalam kasus ini, KPK menjerat Ajay dengan dakwaan kesatu yang pertama yaitu Pasal 12 huruf A UU Tipikor dan kedua Pasal 11 UU Tipikor. Sedangkan dakwaan kedua yakni Pasal 12B UU Tipikor Jo Pasal 65 ayat (1).

Diketahui, KPK menetapkan Ajay sebagai tersangka penerima suap terkait dengan perizinan pengembangan RS Kasih Bunda Cimahi. Selain Ajay, KPK menetapkan Komisaris RSU Kasih Bunda Hutama Yonathan.

KPK menduga Wali Kota Cimahi Ajay menerima suap Rp 3,2 miliar. Firli Bahuri menjelaskan RSU Kasih Bunda berencana menambah pembangunan gedung pada 2019. Firli menyebut Hutama Yonathan (HY) selaku Komisaris RSU Kasih Bunda melakukan pertemuan dengan Ajay guna mengurus revisi IMB.

"Kemudian diajukan permohonan revisi IMB kepada Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cimahi. Untuk mengurus perizinan pembangunan tersebut, HY selaku pemilik RSU KB bertemu dengan AJM selaku Wali Kota Cimahi di salah satu restoran di Bandung," ujar Firli.

Dalam pertemuan itu, Ajay Priatna diduga meminta uang senilai Rp 3,2 miliar. Penyerahan uang dilakukan oleh staf keuangan RSU Kasih Bunda melalui orang kepercayaan Ajay Priatna.

Lihat Video "KPK: Walkot Cimahi Diduga Kuat Minta Rp 3,2 M Untuk Izin RS":

[Gambas:Video 20detik]



(dir/mud)