PKB Jabar 'Bungkam' soal Gerakan Kudeta Cak Imin

Yudha Maulana - detikNews
Selasa, 13 Apr 2021 13:12 WIB
Cak Imin
Muhaimin Iskandar atau Cak Imin (Foto: Gibran Maulana/detikcom)
Bandung -

DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jabar enggan mengomentari soal isu gerakan Muktamar Luar Biasa (MLB) atau kongres luar biasa versi PKB. Gerakan MLB muncul karena ada ketidakpuasan hasil Munas PKB di Bali.

Isu gerakan kudeta menggulingkan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin muncul dari Karawang, Jawa Barat. "Maaf, saya tidak bisa berkomentar. Terima kasih atensinya," ujar Wakil Ketua DPW PKB Jabar Sidkon Djampi saat dikonfirmasi detikcom, Senin (12/4/2021) malam.

Begitu pun dengan Ketua DPW PKB Jabar Syaiful Huda yang tak memberikan respon apapun ketika detikcom mencoba konfirmasi sejak Senin dan hari ini, Selasa (13/4). Baik melalui pesan instan mau pun telepon.

Isu adanya gerakan MLB ini pertama kali dihembuskan mantan Ketua DPC PKB Karawang Ahmad Zamakhsari alias Kang Jimmy. Ia menyebut telah berkomunikasi dengan petinggi PKB di tingkat pusat untuk MLB.

"Jadi para petinggi PKB sudah ada komunikasi dengan saya, terkait bakal ada gerakan ketidakpuasan atas hasil Munas PKB di Bali," katanya saat dihubungi melalui telepon selular, Minggu (11/4/2021).

Dia menjelaskan, para pengurus di beberapa kabupaten atau kota tengah berkoordinasi terkait MLB. Sudah ada kesepakatan beberapa kota untuk segera menggelar MLB. "Sudah ada 22 kabupaten atau kota sudah sepakat untuk segera membuat muktamar luar biasa atau KLB versi kami, PKB," katanya.

Menurut Jimmy, alasan beberapa pengurus daerah menginginkan MLB PKB adalah masalah nilai yang diusung oleh PKB. PKB disebut telah meninggalkan nilai-nilai yang diusung Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

"(Sebanyak) 22 kabupaten sepakat KLB, karena banyak di daerah kecewa atas kepengurusan PKB yang dianggap tidak sesuai dengan apa yang Gus Dur bangun, salah satunya adalah banyak muscab di daerah tidak sesuai pelaksanaannya, atau tidak sesuai AD/ART bahkan dinilai hasilnya sepihak," ujarnya.

Ditanya terkait nama petinggi PKB yang memberikan instruksi muktamar luar biasa, ia tidak mau menjelaskan. "Kalau petingginya tidak perlu saya jelaskan siapa, pokoknya sudah ada instruksi," kata Jimmy.

Lihat juga Video: Said Aqil Sapa Cak Imin Capres 2024 di Seminar PMII IAIN

[Gambas:Video 20detik]



(yum/bbn)