Siswa di Majalengka Antusias Ikuti Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka

Bima Bagaskara - detikNews
Jumat, 09 Apr 2021 14:12 WIB
Siswa antusias mengikuti uji coba pembelajaran tatap muka di Majalengka
Siswa antusias mengikuti uji coba pembelajaran tatap muka di Majalengka (Foto: Bima Bagaskara)
Majalengka - SMP Negeri 2 Majalengka jadi salah satu sekolah yang mulai melaksanakan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di Kabupaten Majalengka. Uji coba PTM terbatas itu pun disambut baik oleh para siswa.

Pantauan detikcom, meski pembelajaran tatap muka dilakukan secara terbatas namun tidak menyurutkan minat siswa datang ke sekolah. Mereka tampak riang bisa kembali berkumpul dengan teman-temannya.

Seperti yang dirasakan Eva Cellia (15) salah satu siswa kelas 9 di SMP Negeri 2 Majalengka. Eva mengungkapkan sangat antusias menyambut dimulainya kembali pembelajaran tatap muka.

Ia mengaku sudah sangat jenuh mengikuti pembelajaran jarak jauh selama masa pandemi COVID-19 yang sudah berlangsung lebih dari satu tahun.

"Senang banget bisa ketemu teman-teman lagi, bisa belajar di kelas lagi, udah dari lama nunggu bisa berangkat sekolah lagi kaya sekarang. Soalnya sudah bosen belajar di rumah," ucap Eva saat ditemui detikcom, Jumat (9/4/2021).

Hal yang sama juga dikatakan Ilham Disy Abrarambrullah (15). Menurutnya bisa kembali berangkat dan belajar di sekolah menjadi semangat tersendiri untuk menghadapi ujian sekolah nanti.

"Iya senang masuk lagi, kalau belajar di rumah sudah jenuh banget. Apalagi nanti mau ujian sekolah, jadi semangat belajarnya kalau bisa bareng-bareng teman di sekolah," singkatnya.

Uji coba PTM terbatas di SMP Negeri 2 Majalengka sendiri sudah dimulai sejak Senin (5/4) kemarin. Saat ini uji coba PTM tersebut hanya diberlakukan bagi siswa kelas 9 saja.

Hal itu dilakukan sebagai langkah persiapan menghadapi ujian sekolah yang rencananya bakal dilaksanakan pada bulan Mei mendatang.

"Kita mulai hari Senin kemarin. Tapi ini pun hanya diperuntukkan bagi kelas 9 saja, karena kelas 9 kan sebentar lagi menghadapi ujian sekolah," kata Kepala SMP Negeri 2 Majalengka Dadang Dana Permana.

Dadang menjelaskan selain menerapkan protokol kesehatan ketat, sekolah juga membagi jumlah siswa yang belajar dalam satu rombongan belajar. Kata Dadang, tiap rombongan belajar hanya diisi 16 orang siswa.

"Siswa tetap terbatas walaupun satu kelas itu ada 32 orang siswa, tapi dalam pelaksanaan kegiatan ini dibagi dua jadi satu kelas itu hanya 16 orang saja. Protokol kesehatan tetap ditempuh mulai dari cuci tangan, pakai masker dan lainnya," ucapnya.

"Dalam satu hari untuk pelaksanaan tatap muka kelas 9 juga dibagi jadi 2 shift, shift pertama mulai jam 8 sampai 10, shift kedua jam 10 sampai 12," lanjut Dadang.

Ia juga memastikan semua guru yang mengajar di SMP Negeri 2 Majalengka telah mendapat vaksinasi. Dadang berharap agar PTM terbatas itu bisa terus dilakukan mengingat faktor kejenuhan yang mulai dialami siswa saat melakukan pembelajaran jarak jauh.

Lihat juga Video: Mulai Senin, Sekolah SMA di Makassar Belajar Tatap Muka

[Gambas:Video 20detik]



(mud/mud)