PKL Minta Dibolehkan Jualan di Alun-alun Majalengka Selama Ramadhan

Bima Bagaskara - detikNews
Kamis, 08 Apr 2021 16:04 WIB
Pedagang kaki lima minta dibolehkan berjualan di Alun-alun Majalengka selama Ramadhan
Pedagang kaki lima minta dibolehkan berjualan di Alun-alun Majalengka selama Ramadhan (Foto: Bima Bagaskara)
Majalengka - Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) meminta Pemerintah Kabupaten Majalengka membolehkan mereka untuk kembali berjualan di sekitar area Alun-alun Majalengka pada bulan Ramadhan nanti.

Para pedagang yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Kaki 5 (ASPEK 5) ini sebelumnya berjualan di sekitar alun-alun. Namun setelah alun-alun itu selesai direvitalisasi pada bulan Februari 2021 kemarin, lokasi tersebut mulai steril dari PKL.

"Kami minta penempatan PKL yang sekarang ini terpencar-pencar untuk ditempatkan di Alun-alun Majalengka. Kita minta sediakan ruang di situ untuk jualan," kata Dadang, Kamis (8/4/2021).

Dadang mengatakan di bulan Ramadhan nanti para PKL khususnya yang ada di wilayah Kota Majalengka sangat berharap besar bisa meraup omset lebih.

Belajar dari pengalaman Ramadhan tahun lalu, Dadang mengharapkan kebijakan pemerintah untuk memperhatikan nasib PKL yang menggantungkan hidupnya dari berjualan itu.

"Kita minta kepada Pemkab Majalengka, biarkan pedagang ini mencari nafkah," ucapnya.

Dadan sendiri memastikan para PKL telah sepakat untuk menerapkan protokol kesehatan jika diizinkan berjualan di Alun-alun Majalengka.

"Kami para pedagang siap menerapkan protokol kesehatan, misal menyediakan tempat cuci tangan dan menjaga jarak satu pedagang dengan yang lainnya. Kami siap," lanjut Dadang.

Ia juga meminta selama Ramadhan tahun ini tidak ada lagi pembatasan waktu bagi para PKL untuk menjajakan dagangannya.

"Pengalaman tahun kemarin itu ada surat edaran yang membatasi kami jualan, tapi sudahlah itu sudah lewat. Mudah-mudahan tahun ini tidak ada," tandasnya.

Terpisah, Sekda Kabupaten Majalengka Eman Suherman mengungkapkan belum bisa memastikan apakah para PKL itu bisa kembali berjualan di alun-alun pada bulan Ramadhan nanti.

Pasalnya kata Eman, sesuai aturan ruang publik seperti Alun-alun Majalengka itu harus steril dari pedagang. "Area publik berdasarkan Perda tidak boleh ada pedagang itu sehingga harus ditertibkan," ujar Eman.

Meski begitu menurutnya Pemkab Majalengka tidak akan menelantarkan begitu saja para PKL yang sebelumnya berjualan di sekitar lokasi alun-alun itu.

"Makanya kita sedang rumuskan bagaimana mereka bisa berdagang ditempat yang baik, yang tidak kumuh. Kita akan siapkan," tandasnya.

Simak juga 'Jelang Ramadhan, Harga Daging Sapi di Bandung Meroket!':

[Gambas:Video 20detik]



(mud/mud)