Buruh di Karawang Polisikan Bos WN Jepang Atas Dugaan Penganiayaan

Yuda Febrian Silitonga - detikNews
Kamis, 08 Apr 2021 22:05 WIB
Buruh di Karawang polisikan bos WN Jepang atas dugaan penganiayaan
(Foto: Yuda Febrian Silitonga) Buruh di Karawang polisikan bos WN Jepang atas dugaan penganiayaan
Karawang -

Buruh harian lepas dari perusahaan yang berlokasi di kawasan KIIC Karawang mengalami penganiayaan oleh atasanya yang merupakan WNA Jepang. Korban pun melapor ke polisi.

Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Cakra, Karawang, Hilman Tamimi mengatakan pihaknya tengah mengadvokasi Pandi (32), buruh harian yang mengalami kekerasan yang dilakukan oleh kepala perusahaan, berinisial TY asal Jepang.

"Jadi hari ini, kita mendampingi Pandi untuk membuka laporan penganiayaan terhadap dirinya, yang dilakukan oleh bosnya yang di mana bos nya berkewarganegaraan Jepang," jelasnya, saat diwawancarai, Kamis (8/4/2021).

Dijelaskannya, Pandi mengalami bengkak di bagian rahang sebelah kiri akibat dianiaya atasannya tersebut pada 22 Maret 2021."Dari penuturan Pandi, ia ditendang, di bagian rahang sebelah kiri oleh bosnya," terangnya.

Atas kejadian itu, pihaknya telah melaporkan terduga yang berinisial TY tersebut ke pihak kepolisian."Kami sudah buat laporan, berdasarkan nomor laporan polisi nomor, LP /369/III/2021/Jabar/RESKRW dengan dikenai pasal 351 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP," ungkapnya.

Tambahnya, pihaknya berharap, dengan diprosesnya kasus ini masyarakat Indonesia akan memiliki rasa kepercayaan diri, dan harga diri di depan WNA.

"Masalah ini tentunya harus dituntaskan, karena menyangkut harga diri bangsa, jangan sampai warga negara Indonesia dilecehkan, dan menganggap sepele masalah ini," terangnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Karawang, AKP Oliestha Ageng Wicaksono mengatakan saat ini pihaknya sudah melakukan pemeriksaan kepada pelapor, dan terlapor, dan akan melakukan penyidikan.

"Sudah saya cek penanganan perkara sudah dimintai keterangan pelapor, dan terlapor, berikutnya akan kami gelarkan naik ke tahap penyidikan," tandasnya.

(mud/mud)