Ridwan Kamil: Warga Telanjur Mudik Wajib Isolasi di Kampung!

Yudha Maulana - detikNews
Kamis, 08 Apr 2021 08:07 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil
Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Foto: Yudha Maulana/detikcom)
Bandung -

Mudik atau pulang kampung melekat dengan Hari Raya Idul Fitri. Kendati begitu, pemerintah melarang tradisi tersebut di masa pandemi COVID-19 ini karena khawatir pemudik dari kota membawa virus bagi keluarganya di perkampungan.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan aturan pelarangan mudik Lebaran di Jabar akan sama seperti tahun lalu. "Karena pergerakan dalam jumlah masif itu mengancam kesehatan dari para lansia di kampung halaman, kita tahu yang rawan terpapar usia lansia yang punya komorbid," ujar Emil --sapaan Ridwan-- di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu 7 April 2021.

Ia mencontohkan, tahun lalu ada seorang lansia yang tertular COVID-19 dari anaknya yang memaksakan untuk mudik. Nahas, orang tua tersebut meninggal dunia karena selain terpapar Corona, juga memiliki komorbid atau penyakit penyerta.

"Itu contoh yang muncul, kita tidak mau itu terulang," katanya.

Teknisnya nanti, akan dilakukan penyekatan-penyekatan di jalan tol yang menjadi jalur mudik. Bedanya, menurut Emil, tahun ini jumlah alat deteksi COVID-19 berlimpah, sehingga bisa lebih masif melakukan pengetesan.

"GeNose juga berlimpah yang harganya Rp 20 ribu sampai Rp 50 ribu? Bisa deteksi mereka yang ketahuan mudik," ucap Emil.

Lihat Video: Macam-macam Alasan Pemerintah Larang Mudik Lebaran 2021

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2