Versi Polres Garut soal Tempat Ngaji Dibakar Gegara Guru Cabul

Hakim Ghani - detikNews
Rabu, 07 Apr 2021 13:01 WIB
Ilustrasi Pemerkosaan Anak
Ilustrasi anak korban kejahatan seksual. (Foto: Zaki Alfarabi/detikcom)
Garut - Polisi menyelidiki kasus cabul yang diduga dilakukan oknum guru ngaji kepada salah seorang muridnya. Kejadian itu berujung pembakaran tempat mengaji yang berada di Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut.

Kasubbag Humas Polres Garut Ipda Muslih Hidayat mengatakan kasus tersebut saat ini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Garut. "Masih diselidiki oleh tim dari Sat Reskrim. Perkembangan selanjutnya akan disampaikan," ucap Muslih kepada wartawan, Rabu (7/4/2021).

Muslih menyebut, dalam mengusut perkara ini, Sat Reskrim telah memeriksa sejumlah saksi. Bocah perempuan berusia 17 tahun yang diduga menjadi korban pencabulan juga dimintai keterangan.

"Korban sudah dimintai keterangan oleh penyidik," ungkap Muslih.

Aksi pembakaran tempat mengaji itu berlangsung Senin (5/4) malam. Muslih mengatakan kejadian itu berawal dari ungkapan seorang anak perempuan berusia 17 tahun yang dicecar pertanyaan oleh keluarganya.

"Berdasarkan keterangan saksi, jadi si anak ini, entah kenapa meminta untuk dinikahkan kepada orang tuanya. Karena terus meminta, akhirnya orang tua berpura-pura untuk menyanggupi," katanya.

Setelah berpura-pura menyanggupi, orang tua kemudian bertanya kepada sang anak ingin dinikahkan dengan siapa. Anak tersebut kemudian menjawab ingin dinikahkan dengan guru ngajinya.

"Dari situ orang tuanya timbul curiga. Kemudian mereka menginterogasi sang anak hingga akhirnya mengaku dia telah disetubuhi oleh diduga pelaku," kata Muslih.

Mendengar pernyataan dari sang anak, orang tua kemudian naik pitam. Massa yang merupakan tetangga korban dan orang tua bocah-bocah yang mengaji di tempat itu kemudian berbondong-bondong mendatangi tempat ngaji dan membakarnya.

"Aksi pembakaran ini dilakukan secara spontanitas," ujar Muslih.

Simak juga video 'Guru Honorer di Pinrang Tega Cabuli Siswi di Sekolah':

[Gambas:Video 20detik]



(bbn/bbn)