Pemkot Bandung Pertimbangkan Gelar Vaksinasi Corona Malam Hari

Wisma Putra - detikNews
Rabu, 07 Apr 2021 10:48 WIB
Scientists are done research on vaccine in laboratory with test tubes on Covid19 Coronavirus type for discover vaccine.
(Foto: Getty Images/iStockphoto/chayakorn lotongkum)
Bandung - Vaksinasi COVID-19 di Kota Bandung, tetap berjalan seperti biasa di bulan Ramadhan. Dari mulai teknis pelaksanaan hingga waktu pelaksanaan.

"Vaksinasi di bulan Ramadhan sama, tidak ada yang khusus pelaksanaannya seperti di luar Ramadhan," kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Bandung Rosye Arosdiani di Balai Kota Bandung, Rabu (6/4/2021).

Saat disinggung apakah akan ada vaksinasi yang digelar malam hari, Rosye menyebut belum ada.

"Tapi misalkan ada fasilitas kesehatan yang membuka di malam hari akan kami pertimbangkan. Belum ada, kami juga belum ada persiapan khusus," ujarnya.

Rosye kembali menegaskan, jika pelaksanaan vaksinasi di bulan Ramadhan sama seperti sebelum-sebelumnya.

"Kita laksanakan vaksinasi sesuai ketersediaan vaksin dan jadwal vaksin, kami belum bisa mengatakan menurun atau tidak, tapi banyak jadwal vaksinasi yang jatuhnya di bulan Ramadhan," katanya.

"Tentunya pelaksana tetap dilaksanakan, enggak mungkin vaksinasinya satu kali dosis karena kekebalan tubuhnya tidak akan optimal," tambahnya.

Namun, jika ada fasilitas kesehatan yang siap menggelar vaksinasi di malam hari, Rosye menyebut asal dikoordinasikan dengan Dinkes Kota Bandung.

"Bisa nanti ke Dinas Kesehatan saja, kalau sanggup tidak jadi permasalahan, artinya tidak menutup kemungkinan untuk itu dilaksanakan," ujarnya.

Pihaknya juga akan mempercepat pelaksanaan vaksinasi jika ada yang harus melakukan vaksinasi di hari libur dan hari raya.

"Kalau pas jatuh di tanggal hari raya, seperti kemarin di hari libur, dimajukan. Dari pada mundur, lebih baik dimajukan untuk dosis keduanya," ucapnya.

"Sampai hari kemarin capaian vaksinasi kita untuk nakes 30.464 dan itu 12,3 persen, kemudian lansia sudah mencapai 78.099 dan itu 25,55 persen dan pelayan publik sudah mencapai 105.975 dan itu hampir 60 persen," pungkasnya.

Simak Video: Kemenkes Bolehkan Vaksinasi di Malam Hari, Kabupaten Sleman Terkendala SDM

[Gambas:Video 20detik]



(wip/mud)