Bupati Pangandaran-Susi Pudjiastuti Musnahkan Alat Tangkap Benih Lobster

Faizal Amiruddin - detikNews
Selasa, 06 Apr 2021 18:38 WIB
Pemusnahan alat penangkap benih lobster di Pangandaran
Pemusnahan alat penangkap benih lobster di Pangandaran (Foto: Faizal Amiruddin)
Pangandaran - Pemerintah Kabupaten Pangandaran melakukan pemusnahan barang bukti alat tangkap benih bening lobster. Alat berupa jaring rumpon itu merupakan hasil operasi penertiban yang dilakukan oleh aparat gabungan di wilayah perairan Pangandaran dalam beberapa pekan terakhir.

Pemusnahan digelar di lapang Katapang Doyong pantai timur Pangandaran, Selasa (6/4/2021). Selain dihadiri oleh Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata dan unsur Muspida, acara itu juga dihadiri oleh tokoh masyarakat Pangandaran Susi Pudjiastuti.

"Ada 250 set alat tangkap yang kami musnahkan kali ini, ini hasil penertiban oleh tim gabungan," kata Bupati Jeje.

Dia menjelaskan Pemkab Pangandaran sengaja menerbitkan aturan pelarangan penangkapan benih bening lobster demi pemanfaatan kelautan yang berkelanjutan.

"Dampaknya sekarang sudah terasa, lobster konsumsi menghilang. Biasanya transaksi lobster di tempat pelelangan ikan KUD Minasari Pangandaran mencapai Rp 3 miliar, sekarang nol rupiah," kata Jeje.

Selain itu Jeje juga mengatakan hilangnya benih lobster juga berdampak pada berkurangnya tangkapan ikan yang menjadi predator benih lobster, seperti cumi dan ikan layang. "Tangkapan cumi juga berkurang, karena cumi itu pemangsa benih lobster," kata Jeje.

Jeje mengatakan sejak awal pihaknya menolak penangkapan baby lobster. "Bukan karena saya kenal dekat dengan Bu Susi, tapi karena saya anak nelayan. Saya tahu betul dampak negatif ekploitasi baby lobster bagi ekosistem laut. Saya belum sekali pun mengeluarkan surat keterangan asal benih," kata Jeje.

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyatakan apresiasi atas langkah yang diambil oleh Pemkab Pangandaran ini.

"Saya menghargai kekompakan pemerintah daerah, aparat dan masyarakat Pangandaran. Ternyata kalau mau tuh bisa. Ini harus menjadi contoh bagi daerah lain. Saya harap ini diikuti oleh semua daerah di Indonesia," kata Susi.

Susi menekankan semua pihak harus percaya manakala benih lobster habis, maka tak akan ada lobster yang bisa dikonsumsi. "Harus percaya, kalau bibit habis ya lobsternya nggak ada. Semoga tahun-tahun nanti kita bisa melihat lagi lobster ton-tonan di Pangandaran," kata Susi.

Lebih lanjut dia menegaskan keberlanjutan sumber daya laut sangat penting. Susi berharap masyarakat ikut mengawasi dan menjaga laut. "Saya senang nanti nelayan melaut dapat lobster 3 kg itu berarti Rp 3 juta, lumayan kan," kata Susi.*

Lihat juga video 'KKP Gagalkan Penyelundupan 29.250 Benih Lobster':

[Gambas:Video 20detik]



(mud/mud)