Canda RK soal Vaksinasi di Bulan Puasa: Bedanya Tak Ada Makan Siang

Yudha Maulana - detikNews
Selasa, 06 Apr 2021 16:27 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil
Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Foto: Yudha Maulana/detikcom).
Bandung -

Pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Jawa Barat akan tetap berlangsung normal di bulan Ramadhan. Hal itu dikatakan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Trans Luxury Hotel, Kota Bandung pada Selasa (6/4/2021).

Ia merujuk kepada fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait vaksinasi COVID-19 yang tak membatalkan puasa. Sehingga, injeksi vaksin akan tetap diberikan pada siang hari.

"Vaksinasi difatwakan boleh, kalau malam kita tidak ada waktu. Buka puasa lanjut salat Isya, lanjut tarawih ya. Keburu malam jam 9, jam 12 malam sudah enggak mungkin, tetap harus siang dan tidak melanggar syariat," ujar sosok yang akrab disapa Kang Emil itu.

"Tetap berjalan enggak ada perubahan, bedanya hanya tidak ada makan siang saja," ucapnya.

Sebelumnya, MUI mengeluarkan fatwa terkait vaksin COVID-19. MUI menyatakan vaksinasi COVID-19 yang dilakukan di siang hari saat bulan Ramadhan tak membatalkan puasa.

"Vaksinasi COVID-19 yang dilakukan dengan injeksi intramuskular tidak membatalkan puasa," kata Ketua Bidang Fatwa MUI Asrorun Niam Sholeh dalam keterangan resminya, dikutip detikHealth dari CNN Indonesia, Rabu (17/3/2021).

MUI juga merekomendasikan agar pelaksanaan vaksinasi Corona di bulan Ramadhan tetap memperhatikan keadaan umat Islam yang tengah menjalankan puasa.

Penyuntikan vaksin di siang hari saat bulan Ramadhan diperbolehkan, dengan catatan tidak menimbulkan bahaya.

Hukum melakukan vaksinasi COVID-19 bagi umat Islam yang sedang berpuasa dengan cara injeksi intramuscular adalah boleh sepanjang tidak menyebabkan bahaya (dlarar)," tulis Asrorun.

Jika khawatir timbul efek samping pasca vaksinasi karena kondisi yang lemah saat berpuasa, maka MUI menyarankan agar penyuntikan dilakukan pada malam hari.

(yum/mso)