Sepekan, 63.813 Pelanggar Terjaring Tilang Elektronik di Bandung

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Selasa, 30 Mar 2021 17:00 WIB
Pemasangan kamera tilang elektronik atau E-TLE diperluas. Kali ini kamera e-TLE yang dipasang di Jalan Gajah Mada, Jakarta, siap memantau pengendara yang melanggar lalu lintas.
Ilustrasi (Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom).
Bandung -

Tilang elektronik atau e-TLE di Kota Bandung sudah diterapkan sejak sepekan lalu. Selama sepekan, telah ada puluhan ribu kendaraan yang melanggar terekam kamera pengawas.

"Jawa Barat sendiri khususnya di Kota Bandung yang sudah melaksankan kegiatan ini, kita memantau dari tanggal 23 sampai 29 (Maret 2021) kemarin ini bahwa jumlah pelanggar sebanyak 63.813 pengendara," ujar Kabid Humas Polda Jabar Kombes Erdi A Chaniago di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Selasa (30/3/2021).

Erdi mengatakan jumlah tersebut dibagi ke dalam lima kategori pelanggaran antara lain tidak memakai sabuk pengaman sebanyak 43.132 pengendara, melebihi kecepatan 8.931 pengendara, tidak menggunakan helm 6.109 pengendara, menerobos traffic light 3.333 pengendara dan menggunakan ponsel saat berkendara sebanyak 2.308 pengendara.

"Sudah, sekarang sudah dilakukan pengiriman surat tilang berdasarkan alamat yang teregister di pelat nomornya," tutur Erdi.

Erdi menuturkan penerapan e-TLE ini masih akan terus dievaluasi secara bertahap. Sejauh ini, baru Kota Bandung yang menerapkan e-TLE.

"Ini sementara karena e-TLELE masih berfungsi yang difungsikan di Kota Bandung dulu nanti ke depannya di Cirebon," kata dia.

Sebelumnya, Tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) mulai diberlakukan di Kota Bandung. Total ada 21 titik yang dipasang kamera pengawas untuk pemberlakuan mekanisme tilang elektronik ini.

Adapun 21 titik yang dipasang kamera pengawas itu antara lain:

1. Simpang Pasteur (Jalan Dr. Djunjunan, Husein Sastranegara, Kecamatan Cicendo)
2. Simpang Pasteur (Jalan Dr. Djunjunan, Sukagalih, Kecamatan Sukajadi)
3. Simpang Pasteur (Jalan Dr. Djunjunan, Husein Sastranegara, Kecamatan Cicendo)
4. Simpang Dago-Cikapayang (Jalan Ir. Djuanda, Lebak Siliwangi, Kecamatan Coblong)
5. Simpang Dago-Cikapayang (Jalan Ir. Djianda, Tamansari, Kecamatan Bandung Wetan)
6. Dimpang Surapati-Pahlawan (Jalan PHH. Mustofa, Cikutra, Kecamatan Cibeunying Kidul)
7. Simpang Surapati-Pahlawan (Jalan Surapati, Sukaluyu, Kecamatan Ciebunying Kaler)
8. Simpang Ahmad Yani-Riau (Jalan Jenderal Ahmad Yani, Merdeka, Kecamatan Sumur Bandung)
9. Simpang Ahmad Yani-Riau (Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kacapiring, Kecamatan Batununggal)
10. Simpang Pelajar Pejuang-Turangga (Jalan Pelajar Pejuang, Lingkar Selatan, Kecamatan Lengkong)
11. Simpang Pelajar Pejuang-Turangga (Jalan Pelajar Pejuang, Turangga, Kecamatan Lengkong)
12. Simpang Asia Afrika-Otista (Jalan Otto Iskandar Dinata, Braga, Kecamatan Sumur Bandung)
13. Simpang Asia Afrika-Otista (Jalan Asia Afrika, Braga, Kecamatan Sumur Bandung)
14. Simpang Lima Kosambi (Jalan Sunda, Paledang, Jalan Kecamatan Lengkong)
15. Simpang Pasir Koja-Soekarno Hatta (Jalan Soekarno Hatta, Babakan, Kecamatan Babakan Ciparay)
16. Simpang Pasir Koja-Soekarno Hatta (Jalan Soekarno Hatta, Babakan, Kecamatan Babakan Ciparay)
17. Simpang Buahbatu-Soekarno Hatta (Jalan Soekarno Hatta, Batununggal, Kecamatan Bandung Kidul)
18. Simpang Buahbatu-Soekarno Hatta (Jalan Soekarno Hatta, Cijagra, Kecamatan Lengkong)
19. Simpang Kiaracondong-Bypass (Jalan Nasional III, Kecamatan Kiaracondong)
20. Simpang Gedebage (Jalan Soekarno Hatta, Babakan Penghulu, Cinambo)
21. Cibiru (Jalan Soekarno Hatta, Cipadung Wetan, Kecamatan Panyileukan)

Tonton Video: Keciduk e-TLE, Reaksi Warga Marah-Ikhlas

[Gambas:Video 20detik]



(dir/mso)