Ridwan Kamil Akan Operasikan Bandara Kertajati Sebagai Bengkel Pesawat

Yudha Maulana - detikNews
Selasa, 30 Mar 2021 14:52 WIB
Bandara Kertajati sudah beroperasi sejak beberapa bulan lalu. Yuk lihat dari dekat berbagai sisi bandara ini.
Bandara Kertajati (Foto: Rachman Haryanto/detikcom).
Bandung -

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan menambah fungsi dari Bandara Internasional Kertajati. Selain dioperasikan untuk mengangkut penumpang dan kargo, Bandara Kertajati juga akan difungsikan sebagai Maintenance Repair, Overhaul (MRO) atau bengkel pesawat.

"Bandara Kertajati akan difokuskan juga pada MRO sehingga semua pesawat bisa maintenance di sana," kata Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, usai melakukan Rapat Terbatas bersama Presiden Joko Widodo dalam keterangannya, Selasa (30/3/2021).

Menurut Kang Emil, bisnis bandara tidak hanya penumpang, tapi juga ada kargo dan perawatan. Sebelumnya, Kang Emil juga mengatakan bahwa bisnis kargo di Bandara Kertajati telah dimulai lebih dulu.

Kang Emil menuturkan ada maskapai penerbangan internasional yang minat membuka MRO di Bandara Internasional Kertajati. Hal itupun sudah dilaporkan kepada Presiden RI.

"Juga saya laporkan ke Pak Presiden ada pihak penerbangan internasional di Asia yang juga berminat membuka MRO maskapainya di Kertajati," tuturnya.

Menurut Kang Emil, Bandara Internasional Kertajati akan optimal beroperasi ketika Tol Cisumdawu selesai dibangun.

"Bandara Kertajati ini belum berfungsi optimal karena Tol Cisumdawu belum selesai. Tapi, tadi disampaikan Menteri PUPR bahwa Desember 2021 akan terhubung," ucapnya.

Bandara Internasional Kertajati merupakan salah satu kawasan yang masuk dalam Rebana Metropolitan. Pengembangan kota dengan konsep aerocity, akan dilakukan di sana untuk melengkapi konsep kota maritim di Patimba dan diproyeksikan untuk menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi di masa depan.

Selain itu, kata Kang Emil, pemerintah pusat mendukung penuh pembangunan Rebana Metropolitan dengan akan menindaklanjuti Peraturan Presiden (Perpres) tentang Percepatan Pembangunan Kawasan Cirebon-Patimban-Kertajati atau Kawasan Rebana Metropolitan.

"Tadi Pak Presiden setuju, akan di follow-up melalui Perpres Percepatan Pembangunan untuk menjadi dasar hukum pemerintah pusat melakukan intervensi infrastruktur di kawasan Rebana itu,' tuturnya.

Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) untuk pemanfaatan Bandara Internasional Kertajati sebagai MRO pesawat.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Panglima TNI dan Kasau untuk memanfaatkan kegiatan MRO di Kertajati, maka kita akan segera bangun dan kembangkan di lahan yang sudah ada secepatnya," katanya.

"Ke depannya juga untuk pesawat pribadi yang selama ini melakukan perawatannya di luar negeri," tambahnya.

Budi juga memastikan, sesuai arahan Presiden RI, Bandara Internasional Kertajati akan dikonsentrasikan untuk umrah dan haji warga Jawa Barat dan sebagian Jawa Tengah.

"Sesuai arahan Presiden, umrah dan haji warga Jabar dan sebagian Jateng kita konsentrasikan di Kertajati," katanya.

Tonton juga Video: Tol Cisumdawu, 'Jalan Pintas' Bandung ke Bandara Kertajati

[Gambas:Video 20detik]



(yum/mso)