Pegawai Kafe di Karawang Jadi Korban Begal Payudara Saat Pulang Kerja

Yuda Febrian Silitonga - detikNews
Kamis, 25 Mar 2021 22:27 WIB
Colour backlit image of the silhouette of a woman with her hands on her head in a gesture of despair. The silhouette is distorted, and the arms elongated, giving an alien-like quality. The image is sinister and foreboding, with an element of horror. It is as if the woman is trying to escape from behind the glass. Horizontal image with copy space.
Ilustrasi pelecehan (Foto: iStock)
Karawang -

Seorang pegawai kafe di kawasan Galuhmas, Kecamatan Teluljambe Timur, Karawang, menjadi korban begal. Peristiwa itu terjadi saat perjalanan pulang.

Teman korban, Raditya M Pratama (22) menceritakan kejadian tersebut bermula saat dia bersama korban pulang kerja pada Rabu, (24/3).

"Saya pulang kerja bareng karena satu arah. Naik motor sendiri-sendiri," kata Raditya saat dihubungi melalui gawai, Kamis (25/3/2021).

Dia menuturkan kejadian itu berlangsung sekitar pukul 22.30 WIB. Karena pulang ke jalur yang sama, ia tak sengaja melihat korban menepi di tengah jalan tepatnya di Bunderan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang.

Ia pun menghampiri korban yang saat itu tengah menangis. Korban mengaku payudaranya diremas oleh seorang pengendara motor yang mengikutinya dari belakang.

"Teman saya langsung trauma karena kejadian ini. Pelaku menggunakan sepeda motor, mengenakan pakaian merah dan topi," katanya.

Melihat kejadian itu, Raditya lalu membagikan peristiwa tersebut di media sosial. Menurutnya, korban belum mau untuk melapor ke pihak kepolisian.

"Jadi setelah saya antar ke rumahnya, saya sempat bertanya, untuk menindaklanjutinya korban mengakui belum mau melaporkan kejadian tersebut, tapi saya inisiatif untuk meramaikannya di media sosial," tutupnya.

Sementara itu saat dihubungi, Kasat Reskrim Polres Karawang, AKP Oliestha Ageng Wicaksono mengungkapkan tengah dalam penyelidikan, dan berharap korban segera melapor.

"Masih dalam lidik, saya berharap korban segera melaporkan kejadiannya," tandasnya

(mud/mud)