Warga KBB Keluhkan Kualitas Sembako BPNT, Saber Pungli Turun Tangan

Whisnu Pradana - detikNews
Senin, 15 Mar 2021 22:43 WIB
Poster
ilustrasi (Foto: Edi Wahyono)
Bandung Barat -

Dugaan pembagian sembako bermasalah terjadi di wilayah Kabupaten Bandung Barat. Bantuan sembako tersebut diduga tak sesuai dari segi kualitas dan jumlahnya.

Dari informasi yang dihimpun bantuan sembako bermasalah itu terjadi di dua kecamatan di Bandung Barat yakni Cililin dan Padalarang. Ada sejumlah warga yang mendapatkan bantuan pangan non tunai (BPNT) dari program yang digulirkan Kementerian Sosial.

Adapun dugaan bantuan bermasalah dari sisi kualitas dan kuantitas. Kualitas barang yang didapat warga seperti beras dengan warna menguning. Sementara sisi kuantitas yakni telur yang hanya 12 butir dengan berat kurang dari 1 kilogram serta kentang berukuran kecil hanya sebanyak 8 buah.

Lia, warga RT 03/01, Tagog Apu, Kecamatan Cikamuning, Bandung Barat, menjadi salah satu warga yang menerima bantuan sembako bermasalah tersebut. Dirinya mengatakan menerima sembako tersebut pada bulan Januari dam Februari.

"Terimanya itu bantuan sembako pas bulan Januari dan Februari. Waktu itu memang dapatnya beras yang kurang bagus, terus kentang, buah, sama telor yang sedikit," ungkap Lia saat dihubungi detikcom, Senin (15/3/2021).

Lia mengatakan beras yang diterimanya agak berbau apek dengan warga yang lebih kuning dan kusam. Dirinya mendapatkan sembako tersebut dengan cara mengantre dan mengambil di e-warong di wilayah tempat tinggalnya.

"Ngambilnya di warung jadi sudah dikasih kartu sebelumnya. Warna berasnya agak kuning dan agak bau apek," terangnya.

Lelen, warga Kampung Manapa, Desa Karang Tanjung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat juga mengeluhkan hal yang sama lantaran dirinya menerima sembako dengan kualitas medium.

"Katanya kan beras itu harusnya yang Rp 12 ribu, tapi saya justru dapat yang lebih murah. Sepertinya yang harga paling murah, sekitar Rp 8 ribuan. Belum lagi sembako yang lain, jumlahnya lebih sedikit," kata Lelen.

Sementara itu, Satuan Tugas Saber Pungli Jabar saat ini tengah menindaklanjuti dugaan penyaluran sembako bermasalah di dua kecamatan di wilayah Bandung Barat tersebut.

"Memang benar kami terima itu (informasi sembako bermasalah). Saat ini kita sedang melakukan penyelidikan," ucap Kanit Tindak Satgas Saber Pungli Jabar AKBP Zul Azmi saat dihubungi.

(mud/mud)