Jelang Ramadhan, Pemkab Cianjur Musnahkan Botol Miras-Obat Terlarang

Ismet Slamet - detikNews
Senin, 15 Mar 2021 17:08 WIB
Pemkab Cianjur musnahkan ribuan botol miras dan obat terlarang
Pemkab Cianjur musnahkan ribuan botol miras dan obat terlarang (Foto: Ismet Selamet)
Cianjur -

Pemkab Cianjur musnahkan ribuan botol minuman keras dan 20 ribu butir obat daftar G hasil razia beberapa pekan terakhir. Razia pun akan terus dilakukan untuk mencegah peredaran miras dan obat terlarang saat bulan suci Ramadhan.

Kasatpol PP Kabupaten Cianjur Hendry Prasetyadi, mengatakan total miras oplosan yang berhasil dirazia dan dimusnahkan sebanyak 2.241 botol miras berbagai merek dan 506 kantong miras oplosan.

"Kami juga amankan dan musnahkan 10 galon alkohol yang menjadi bahan baku oplosan. Selain itu ada juga 20 ribu butir obat daftar G yang turut kami musnahkan," kata dia Kantor Satpol PP Cianjur, Jalan Moch Ali, Senin (15/3/2021).

Sementara itu, Plt Bupati Cianjur Herman Suherman, menuturkan razia dan pemusnahan bertujuan untuk menekan peredaran Miras, terlebih menjelang bukan suci Ramadhan.

Oleh karena itu, Pemkab tidak akan berhenti melakukan razia, supaya tidak ada peredaran miras saat Ramadan.

"Ini suatu tanda wujud kecintaan pemerintah kepada warganya. Agar para warganya tidak mengkonsumsi minuman keras. Tidak hanya saat Ramadan, tapi hingga seterusnya," tuturnya.

Belum lama ini, Polres Cianjur juga berhasil merazia 2.040 kantor minuman keras (Miras) oplosan.

Kasat Narkoba Polres Cianjur AKP Ali Jupri, mengatakan ribuan kantong miras oplosan didapat dari hasil razia di Kecamatan Sukaluyu, Mande, Karangtengah, Cianjur, hingga Cilaku.

"Para penjual Miras oplosan ini berkedok toko jamu untuk mengelabui petugas. Tapi setelah digeledah, kami dapati mereka menjual beberapa miras, kebanyakan miras oplosan," ujar Ali.

Tak hanya amankan barang bukti, polisi juga membawa 10 orang penjual untuk dimintai keterangan.

"Langsung kami amankan para penjualnya untuk dimintai keterangan lebih lanjut," kata dia.

Ali menambahkan razia tersebut akan terus dilakukan untuk menekan peredaran miras oplosan di Kota Santri.

"Ini juga dilakukan untuk menyelamatkan warga Cianjur dari efek samping miras oplosan. Karena berisiko besar bagi peminumnya. Di daerah lain sampai ada yang meninggal, makanya kami antisipasi agar di Cianjur tak ada korban juga," pungkasnya.

Tonton juga Video: Polres Kendari Musnahkan Ratusan Gram Sabu, Cegah Penyalahgunaan!

[Gambas:Video 20detik]



(mud/mud)