Cerita 25 Warga Lembang Kena Corona Usai Urus Pesta Nikah di Bandung

Whisnu Pradana - detikNews
Selasa, 09 Mar 2021 17:31 WIB
Poster
Ilustrasi virus Corona. (Ilustrator: Edi Wahyono)
Bandung Barat -

Sebanyak 25 warga Kampung Sukalaksana, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), terkonfirmasi positif COVID-19. Saat ini mereka menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing yang jaraknya berdekatan.

Berdasarkan hasil penelusuran Dinas Kesehatan (Dinkes) Bandung Barat awal mula kasus positif tersebut tatkala sekeluarga yang berprofesi sebagai perias pengantin sekaligus pemilik wedding organizer (WO) mengeluh tak enak badan dengan gejala mengarah pada COVID-19. Mereka sebelumnya mengurus pesta pernikahan pada satu tempat di Kota Bandung.

Dari 25 yang dinyatakan positif tersebut, 12 orang di antaranya terlibat langsung mengurusi pesta pernikahan di Kota Bandung. Mereka kemudian menulari 13 orang lainnya, yang tak lain keluarganya masing-masing saat pulang ke rumah.

"Jadi mereka itu WO pernikahan, ada yang tukang rias dan tukang tenda. Mereka baru mengurus nikahan di Bandung minggu lalu. Tapi awalnya hanya beberapa orang saja, enggak langsung 25 orang," kata Kepala Bidang P2P Dinkes Bandung Barat Mulyana, Selasa (9/3/2021).

Berdasarkan laporan dari Puskesmas Jayagiri, pihaknya menyebut tak ada warga yang menunjukkan gejala apapun hingga akhirnya cukup menjalani isolasi mandiri. "Nggak ada yang bergejala, semuanya OTG, kecuali yang jadi penyebab kasus awal karena sempat mengeluh batuk-batuk dan tak enak badan," kata Mulyana.

Kepala Desa Cikahuripan Oman Haryanti mengatakan pihaknya kemudian melakukan rangkaian pemeriksaan. Saat swab test awal sebanyak 16 orang, ditemukan 13 orang yang positif. Kemudian swab test kepada 43 orang, ada 12 orang positif. Kini totalnya 25 orang, yang masih sekeluarga, positif Corona.

"Jadi hasil swab test awal itu baru keluar hari Jumat kemarin, total 25 orang yang positif. Tapi kondisinya baik-baik saja karena OTG," kata Oman

Puskesmas Jayagiri juga melakukan swab test terhadap 12 kontak erat pada Senin (8/3/2021) malam. Hasilnya masih belum diketahui.

"Akhirnya tetangga juga ada yang kita swab test karena sempat kontak dengan mereka. Total yang kita swab test itu 71, hasilnya 25 positif dan 46 lainnya negatif. Mayoritas yang positif masih keluarga. Kalau yang di-swab test itu keluarga, ada juga tetangga," ujar Oman.

Lihat juga Video: Hajatan Warga di Boyolali Dibubarkan Saat 'Jateng di Rumah Saja'

[Gambas:Video 20detik]



(bbn/bbn)