Muncul Klaster WO, 25 Warga Bandung Barat Positif Corona

Whisnu Pradana - detikNews
Selasa, 09 Mar 2021 14:46 WIB
Poster
Ilustrasi virus Corona. (Ilustrator: Edi Wahyono)
Bandung Barat -

Sebanyak 25 warga Kampung Sukalaksana, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, terkonfirmasi positif virus Corona atau COVID-19. Mereka dinyatakan positif berdasarkan hasil swab test yang dilakukan pekan lalu. Saat ini semuanya sedang menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing.

"Terpapar itu ada 25 orang dan mereka sudah menjalani isolasi mandiri. Sekarang tinggal menunggu sampai sembuh saja karena kebanyakan itu OTG," ujar Kepala Desa Cikahuripan Oman Haryanto, kepada detikcom, Selasa (9/3/2021).

Oman menjelaskan awal mula kasus positif di kampung tersebut setelah sekeluarga yang berprofesi sebagai perias pengantin sekaligus pemilik wedding organizer (WO) mengeluh tak enak badan dengan gejala mengarah pada COVID-19. "Lalu sekeluarga itu menjalani swab test karena setelah merias itu mengeluh tidak enak badan. Kalau yang keluarga pertama positif itu ada gejala," kata Oman.

Rangkaian pemeriksaan pun dilakukan. Saat swab test awal sebanyak 16 orang, ditemukan 13 orang yang positif. Kemudian swab test kepada 43 orang, ada 12 orang positif. Sampai saat ini total 25 orang positif COVID-19.

"Kemarin kita lakukan swab test lagi ke kontak erat sebanyak 12 orang. Hasilnya belum keluar," ucap Oman.

Kini kawasan tempat tinggal 25 warga yang positif itu terpaksa dibatasi untuk menghindari kian meluasnya penyebaran COVID-19. Ada beberapa akses keluar masuk yang bahkan diblokade menggunakan bambu.

Guna memenuhi kebutuhan makan warga, pihak desa mendistribusikan bahan mentah yang bisa diolah oleh keluarga yang sedang menjalani isolasi mandiri. "Pihak desa terus bekerja sama dengan Puskesmas Jayagiri memantau kasus di lokasi itu. Untuk makan, kita sediakan bahan mentah untuk diolah warga, intinya pihak desa terus mengupayakan apa yang dibutuhkan warga," tutur Oman.

Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat Mulyana mengatakan pihaknya masih menunggu hasil swab test dari 12 kontak erat. "Sekarang kurang dari seminggu isolasi mandirinya. Tapi hanya beberapa hari lagi mungkin isolasinya sudah selesai," ujar Mulyana.

(bbn/bbn)