Datangi Kantor Kemenkum HAM Jabar, Demokrat Minta KLB Tak Disahkan

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Senin, 08 Mar 2021 13:02 WIB
Pengurus Demokrat Jabar.
Foto: Pengurus Demokrat Jabar sikapi hasil KLB (Dony Indra Ramadhan/detikcom).
Bandung - Pengurus DPD Partai Demokrat Jabar ikut datang ke kantor Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) Jawa Barat. Seperti di Jakarta, mereka datang untuk meminta pemerintah tak mengesahkan hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara.

Kedatangan pengurus Partai Demokrat ke Kemenkum HAM Jabar itu dipimpin Sekretaris DPD Demokrat Jabar Wawan Setiawan pagi tadi, Senin (8/3/2021). Mereka membawa berkas aspirasi dari pengurus DPD hingga pengurus DPC dan para kader Demokrat Jabar.

"Kami ke sana membawa aspirasi dari seluruh pengurus DPD Jabar seluruh pengurus DPC Demokrat se-Jabar, seluruh pengurus PAC, ranting dan kader menyampaikan kepada Menteri Hukum dan HAM melalui perwakilannya Kanwil di Jabar itu agar supaya KLB yang kami sebut KLB abal-abal tidak disahkan oleh Kementerian Hukum dan Ham RI jika mereka mengajukan pengesahan," ucap Wawan di Kantor DPD Demokrat Jabar, Jalan Sutami, Kota Bandung.

Wawan mengatakan seluruh pengurus hingga kader meminta agar KLB yang memutuskan Moeldoko menjadi ketua umum itu tidak disahkan. Sebab, mengacu pada AD/ART partai berlambang mercy itu, KLB Deli Serdang tak mengacu pada aturan.

Menurut Wawan, bila mengacu pada AD/ART, dalam Pasal 80 disebutkan KLB bisa terselenggara bila adanya permintaan ke Majelis Tinggi Partai, kemudian diajukan pemilik suara tingkat DPD dan para ketua partai DPC dan ada persetujuan dari Majelis Tinggi Partai. Seperti diketahui, Susilo Bambang Yudhoyono bertindak sebagai Majelis Tinggi Partai.

"Artinya KLB di Deli Serdang itu tidak sama sekali memenuhi syarat satu point pun. Artinya kami anggap, kita nyatakan itu KLB abal-abal, memaksakan diri, orang-orang yang rakus, yang ingin membajak Demokrat," tuturnya.

Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat (PD) yang diklaim sepihak oleh segelintir pihak memutuskan Moeldoko sebagai Ketua Umum terpilih. Hal ini berdasarkan voting yang dilakukan dalam KLB Demokrat di Deli Serdang, Sumatera Utara.

"Kongres Luar Biasa Partai Demokrat menimbang dan seterusnya, mengingat dan seterusnya, memperhatikan, memutuskan, menetapkan pertama, dari calon kedua tersebut atas voting berdiri, maka Pak Moeldoko ditetapkan menjadi Ketua Umum Partai Demokrat Periode 2021-2025," kata pimpinan sidang Jhoni Allen Marbun saat membacakan putusan sidang pleno di The Hill Hotel and Resort, Deli Serdang, Jumat (5/3/2021).

Selain itu, KLB Demokrat menetapkan politikus senior PD Marzuki Alie sebagai Ketua Dewan Pembina PD.

"Keputusan KLB Partai Demokrat tentang penetapan Ketua Dewan Pembina. Dengan Rahmat Tuhan Yang Mahakuasa, KLB Partai Demokrat menimbang dst, mengingat dst, memperhatikan dst. Memutuskan, menetapkan penatapan Kedua Dewan Pembina PD 2021/2025, Bapak Dr Marzuki Alie," kata pimpinan sidang KLB Demokrat, Jhoni Allen, di lokasi acara, The Hill Hotel and Resort, Jumat (5/3/2021).

Demokrat pun melawan. Ketum Demokrat AHY mendatangi Kementerian Hukum dan HAM hari ini bersama para ketua DPD Demokrat.

(dir/mso)