Setahun Corona, PAD Kota Bandung Turun Rp 1 Triliun

Wisma Putra - detikNews
Jumat, 05 Mar 2021 21:14 WIB
Poster
Ilustrasi dampak pandemi Corona. (Ilustrator: Edi Wahyono)
Bandung - Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) di Kota Bandung terdampak selama setahun pandemi Corona. Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bandung turun hingga Rp 1 triliun.

"Kalau kita lihat LPE Bandung ini selalu jaya di nasional, di angka tujuh sekian. Sekarang ini kita minus 2,28, nasional juga minus 2,29, itu laporan dai Bapenas," kata Sekda Kota Bandung Ema Sumarna, di Balai Kota Bandung, Jumat (5/3/2021).

Ema menyebut penurunan pendapatan Kota Bandung bukan lagi di angka miliar, tapi sudah di angka triliun. "Pendapatan Kota Bandung pun selama tahun 2020 turun satu triliun rupiah, mending miliar ini triliun, karena dampak ekonomi," ujarnya.

Penurunan itu juga dampak dari okupansi hotel di Kota Bandung yang turun hingga 38 persen. "Kemudian okupansi hotel juga, hanya di angka 38 persen. Tidak ada masa jaya 70, 90 sampai 100 persen, apalagi dengan isu penutupan jalan, orang jadi malas datang ke Bandung," tutur Ema.

Selain itu, pengangguran di Kota Bandung meningkat seiring terjadinya PHK massal. "Kemudian terjadi PHK ada 9.712 orang yang teridentifikasi, apakah itu dirumahkan, diputus kerja. Ini PR (pekerjaan rumah) besar bagi kita dan terjadi penambahan penduduk miskin, ada penambahan 15 ribu dampak daripada pandemi COVID-19 yang berimbas pada ekonomi," ucap Ema.

Ema juga mengungkapkan soal daya beli masyarakat yang terus menurun selama pandemi COVID-19. "Kemudian daya beli ekonomi, kalau pun sekarang barang ada, tidak berdaya repot juga. Bagaimana strateginya? Ini jadi fokus kita bagaimana upaya meningkatkan daya beli masyarakat, ini yang nanti terus diakselerasi SKPD dan stakeholder lainnya," ucap Ema.

Simak video 'Vaksin AstraZeneca akan Datang Secara Bertahap ke Indonesia':

[Gambas:Video 20detik]




(wip/bbn)