Kasus Wanita Pamer Pelat TNI Palsu Dilimpahkan ke Polisi

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Kamis, 04 Mar 2021 14:07 WIB
Bandung -

Kasus pelat nomor dinas TNI palsu dilimpahkan ke polisi. Pasalnya, sejauh ini belum ditemukan keterlibatan anggota TNI berdasarkan hasil penyelidikan.

"Kemudian karena belum ditemukan anggota TNI yang terlibat, sehingga kasusnya dan barang bukti dilimpahkan ke Polrestabes Bandung untuk diproses hukum sesuai dengan aturan yang ada," ujar Komandan Denpom III/5 Bandung Letkol Cpm Harjono Pamungkas Putro di Mako Denpom III/5 Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Kamis (4/3/2021).

Pelimpahan itu dilakukan di Mako Denpom III/5 Bandung. Dalam pelimpahan itu, pemilik pelat nomor palsu dan barang bukti diberikan ke anggota Sat Reskrim Polrestabes Bandung.

Barang bukti yang dimaksud berupa satu unit mobil Sedan hitam, dua buah pelat nomor dinas TNI berwarna merah, kunci mobil dan surat-surat. Bila nanti ditemukan ada keterlibatan oknum anggota TNI, kata dia, pihaknya akan memproses lebih lanjut.

"Apabila di kemudian hari ditemukan ada oknum anggota TNI yang terlibat, maka akan dilakukan proses hukum," kata Harjono

Sebelumnya, viral video Tiktok yang menampilkan wanita pamer mobil sedan berpelat dinas TNI. Melalui akun Instagram resmi, Pusat Penerangan (Puspen) TNI telah menanggapi viralnya video tersebut dan menyatakan pelat nomor dinas TNI yang terpasang di mobil adalah palsu. Pihak TNI mengatakan pelat nomor 3423-00 tak terdaftar di data Mabes TNI.

"Klarifikasi kasus beredarnya video mobil pelat dinas TNI dengan nomor 3423-00 yang viral di media sosial (medsos) adalah pelat dinas bodong atau palsu karena tidak terdaftar di Mabes TNI," tulis Puspen TNI melalui akun Instagram resminya.

"Saat ini POM TNI sedang melakukan pemeriksaan, diawali dengan pengecekan data registrasi kendaraan dinas di internal TNI. Pada saat bersamaan, juga dilakukan pengembangan untuk mencari keterangan kendaraan dengan melihat langsung di lapangan," jelas Puspen TNI.

Selanjutnya
Halaman
1 2