Wanita Bandung Beli Pelat Dinas TNI Palsu Seharga Rp 1,5 Juta

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Kamis, 04 Mar 2021 12:39 WIB
Bandung - Denpom III/5 Bandung telah melakukan penyelidikan terhadap perempuan pemilik pelat nomor dinas TNI palsu. Dari hasil penyelidikan, pemilik mengaku mendapat pelat nomor palsu itu dengan cara membeli.

"Pengakuannya beli dari seseorang yang bernama Aji Nugraha, orang sipil," ucap Komandan Denpom III/5 Bandung Letkol Cpm Harjono Pamungkas Putro di Mako Denpom III/5 Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Kamis (4/3/2021).

Pamungkas menuturkan pria yang menjual pelat nomor itu kini sedang dalam pencarian. Menurut pengakuan wanita pemilik pelat nomor bodong itu dibeli dengan harga Rp 1,5 juta.

"(Beli) Rp 1,5 juta. Dikenalkan orang," tuturnya.

Untuk motif sendiri, kata Pamungkas, perempuan yang belum diketahui identitasnya itu hanya untuk gaya-gayaan saja.

"Hanya gaya-gayaan," kata dia.

Sebelumnya, viral video Tiktok yang pamer mobil Sedan bernopol TNI. melalui akun Instagram resmi, Pusat Penerangan (Puspen) TNI telah menanggapi viralnya video tersebut dan menyatakan pelat nomor dinas TNI yang terpasang di mobil adalah palsu. Pihak TNI mengatakan pelat nomor 3423-00 tak terdaftar di data Mabes TNI.

"Klarifikasi kasus beredarnya video mobil pelat dinas TNI dengan nomor 3423-00 yang viral di media sosial (medsos) adalah pelat dinas bodong atau palsu karena tidak terdaftar di Mabes TNI," tulis Puspen TNI melalui akun Instagram resminya.

"Saat ini POM TNI sedang melakukan pemeriksaan, diawali dengan pengecekan data registrasi kendaraan dinas di internal TNI. Pada saat bersamaan, juga dilakukan pengembangan untuk mencari keterangan kendaraan dengan melihat langsung di lapangan," jelas Puspen TNI.

Dalam video yang beredar, tampak menampilkan mobil dengan pelat dinas TNI. Video berdurasi 17 detik itu awalnya beredar di TikTok dan kemudian menyebar di Instagram. Netizen ramai membahas pemilik mobil tersebut.

"Ini anak saya, Mbak e, ini mobil saya ya. Dari pelatnya saja Anda sudah bisa tahu dong suami saya itu siapa. Jadi kalau untuk suami Anda yang nggak tahu asal-usulnya gitu ya, jadi saya sarankan jangan apa ya, saya nggak kenal juga sama dia, saya nggak pernah ada..." ujar si perekam video, seperti dilihat detikcom pada Rabu (3/3/2021).

Wanita yang ada dalam video itu pun sudah meminta maaf dan mengakui kalau pelat dinas yang dimilikinya bodong. Dia mengatakan pelat itu dibuatnya di Kota Bandung.

"Saya sebelumnya meminta maaf atas ketidaknyamanan kepada seluruh warga Indonesia dan atas beredar luasnya video saya yang lagi viral banget mengenai pelat dinas. Itu saya katakan bahwa mohon maaf sekali itu sebenarnya pelat dinas palsu alias bodong. Dan saya membuat itu di Kota bandung," katanya.

"Atas ketidaknyamanannya, saya meminta maaf yang sebesar-besarnya pada seluruh keluarga Indonesia pada jajaran satuan TNI dan semua yang berkaitan saya minta-maaf dan saya janji tidak akan mengulanginya lagi. Saya juga di sini sangat menyesal atas kekhilafan saya," lanjutnya.

(dir/mso)