Peras Aparat Desa, 3 Oknum Wartawan di Sukabumi Ditangkap Polisi

Syahdan Alamsyah - detikNews
Selasa, 02 Mar 2021 23:06 WIB
Ilustrasi pungli
Ilustrasi (Ilustrator: Basith Subastian/detikcom)

Lantaran pihak desa merasa ada unsur pemerasan, Dedi melaporkan hal itu ke polisi. "Kita mengadukan salah satu oknum media tersebut karena sudah melakukan pemerasan. Ditangkapnya siang tadi di salah satu rumah makan yang berdekatan dengan kantor sekretariat daerah," ujar Dedi.

Terkait pembagian BLT DD yang menjadi pijakan oknum wartawan tersebut, Dedi memastikan hal itu tidak benar. Pihaknya sempat memberikan konfirmasi, namun seolah tidak ditanggapi dan malah muncul permintaan untuk membayar oplah koran.

"Adapun untuk pertanyaan soal BLT DD desa itu tidak betul, sudah saya jelaskan kepada mereka bahwasannya sudah sesuai ketentuan. Penerimaan kemarin merupakan salah satu pembagi ataupun dibagi oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT DD," kata Dedi.

Dedi menunjukkan bukti-bukti percakapan pesan singkat dengan salah satu oknum wartawan tersebut yang meminta sejumlah uang untuk pembelian ribuan eksemplar koran. "Berita soal BLT DD ini juga sebenarnya pernah dimuat, katanya sebagai temuan di salah satu media online. Kami juga berniat melayangkan hak jawab. Namun tidak ditanggapi oleh media tersebut," ucapnya.

"Kami juga melayangkan pengaduan ke Dewan Pers lewat email. Kami masih menunggu jawaban dari lembaga tersebut karena isi dalam berita media online itu diduga mengandung fitnah dan diduga juga tidak memenuhi kaidah etika jurnalistik," tutur Dedi menambahkan.

Halaman

(sya/bbn)