39 Warga Positif Usai Ziarah ke Tasikmalaya, Satu RW di Bandung Barat Dilockdown

Whisnu Pradana - detikNews
Selasa, 02 Mar 2021 05:47 WIB
Satu RW di Desa Sariwangi bandung Barat dilockdown
Foto: Whisnu Pradana
Tasikmalaya -

Sebanyak 39 orang warga Kampung Pangkalan, RT 01, 02, dan 03/RW 10, Desa Sariwangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, terkonfirmasi positif COVID-19. Mereka kena corona usai berziarah ke Tasikmalaya.

Aden Agus Taryana, Perangkat Desa Sariwangi mengatakan total yang melakukan ziarah sebanyak 70 warga. Awal mula ditemukannya kasus tersebut saat beberapa orang mengalami gejala yang mengarah pada COVID-19 usai wisata ziarah ke Pamijahan, Tasikmalaya.

"Awalnya itu sekitar 70 orang ziarah ke Pamijahan, menggunakan dua bus. Pulang dari ziarah, ada beberapa orang yang mengeluh sakit kemudian diswab test hasilnya ada dua yang positif COVID-19," ungkap Aden kepada wartawan, Senin (1/3/2021).

Usai ada dua orang yang positif COVID-19, sebagian warga yang ziarah menjalani swab test. Hasilnya ditemukan 25 orang dinyatakan positif COVID-19.

"Akhirnya 25 orang positif juga setelah swab test masif itu. Lalu swab test dilakukan lagi, bertambah lagi 14 yang positif. Jadi sampai hari ini total 39 orang yang positif COVID-19," katanya.

Selain 39 orang yang sudah dinyatakan positif COVID-19, masih ada beberapa orang yang hasil swab testnya belum keluar. Ada pula beberapa orang yang masih menolak menjalani swab test.

"Ada beberapa yang hasil testnya belum keluar. Sejauh ini ada yang negatif juga sebanyak 4 orang," jelasnya.

Alhasil satu kawasan permukiman itu kini terpaksa dilockdown untuk meminimalisir potensi penyebaran COVID-19 pada warga lainnya.

"Berdasarkan arahan dari Forkopimcam dan Dinas Kesehatan untuk dilockdown dulu. Jadi dijaga selama 24 jam oleh Linmas, untuk lockdownnya baru dua hari," tandasnya.

Sementara itu, Iis Dadang Solihin, Ketua RT 01/RW 10, kini hanya bisa beraktivitas dari rumahnya. Ia dan istrinya yang pertama kali dinyatakan positif.

Selain Iis dan sang istri, tiga anaknya juga turut dinyatakan positif COVID-19. Kini mereka berlima harus menjalani isolasi mandiri selama beberapa hari kedepan sampai dinyatakan negatif.

Melambaikan tangan dari pintu rumahnya Iis tampak sehat. Tak lupa Iis dan keluarganya yang lain tetap mengenakan masker meskipun hanya berkutat di dalam rumah yang sederhana.

"Alhamdulillah sehat, cuma ada batuk-batuk saja sedikit," ungkap Iis kepada detikcom saat disambangi ke kediamannya, Senin (1/3/2021).

Selama menjalani isolasi mandiri Iis mengaku tetap beraktivitas seperti biasa. Sebut saja berolahraga dan berjemur. Hal itu dilakukan agar kondisi tubuhnya tetap fit kendati sedang terpapar COVID-19.

"Ya beraktivitas biasa, berolahraga terus kalau ada matahari berjemur juga semuanya. Pokoknya harus tetap sehat," kata Iis ramah.

Simak juga '8 Tahanan di Lapas Ciamis Titipan Kejaksaan Positif Covid-19':

[Gambas:Video 20detik]



(ern/ern)