36 Lansia di Bandung Divaksinasi, Dokter: Tak Ada Keluhan KIPI

Siti Fatimah - detikNews
Jumat, 26 Feb 2021 16:39 WIB
Lansia Divaksinasi di Bandung
Lansia di Bandung menjalani vaksinasi COVID-19. (Foto: Siti Fatimah/detikcom)
Bandung -

Vaksinasi COVID-19 bagi warga lanjut usia (lansia) di Kota Bandung mulai terealisasi secara bertahap. Di Rumah Sakit Al-Islam terdapat 36 lansia yang lulus pemeriksaan kesehatan dan telah menerima vaksin tahap satu.

PIC Pos layanan vaksinasi COVID-19 RS Al Islam Bandung Rina Joeanda mengatakan seluruh penerima vaksin di hari pertama tidak ada yang mengeluhkan gejala KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi).

"Sampai peserta terakhir tadi dari hasil observasi selama 30 menit pasca injeksi vaskin tidak ada laporan keluhan (KIPI)," ujar Rina kepada detikcom, Jumat (26/2/2021).

Sekadar diketahui, gejala KIPI dari vaksinasi yakni reaksi lokal (nyeri, kemerahan, bengkak), reaksi sistematik (demam, nyeri seluruh tubuh, pusing), dan reaksi lainnya (alergi, syok, pingsan). Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kota Bandung Rosye Arosdiani mengatakan peserta vaksinasi lansia di RS Al Islam ini sebelumnya sudah melewati tahap verifikasi.

"Hari ini adalah pelaksanaan perdana untuk vaksinasi lansia di Kota Bandung, salah satunya di RS Al Islam. Alhamdulillah baru ada 36 yang terverifikasi, karena dilakukan pengecekan-pengecekan oleh RS," ujar Rosye.

Rosye menyebut pendataan lansia masih berlanjut melalui koneksi dari Kemenkes dan organisasi yang berhubungan dengan Dinkes. "Mereka sistemnya itu melakukan pendaftaran, kemudian kami lakukan verifikasi dan dikirim ke fasilitas kesehatan sesuai dengan pemilihan (lokasi faskes) saat mendaftar," tuturnya.

Lansia Divaksinasi di BandungSejumlah lansia di Bandung menjalani vaksinasi COVID-19. (Foto: Siti Fatimah/detikcom)

Vaksin akan diberikan sesuai dengan ketersediaan vaksin COVID-19 dan kondisi penerima. "Sekarang tergantung peserta dan ketersediaan vaksinnya, karena lansia ada beberapa karakteristik, tidak semua lansia bisa melakukan vaksinasi, kita harus pastikan mereka mendapatkan vaksinasi secara aman," kata Rosye.

Pelaksanaan vaksinasi tahap awal bagi lansia diharapkan dapat berlangsung dan selesai dalam satu bulan. Pihaknya menargetkan pada Juni 2021 mendatang, vaksinasi dosis kedua dapat terpenuhi. "Kita akan melakukan vaksinasi tahap dua untuk lansia dan pelayan publik ini sampai Juni minggu kedua, jadi waktunya masih cukup panjang. Sampai Juni itu sudah selesai dosis kedua semuanya," ucap Rosye.

Usat mendapat vaksin dosis pertama, para lansia bakal melakukan fase observasi selama 30 menit di tempat vaksinasi untuk melihat gejala KIPI. Jika tidak ditemukan, maka 28 hari selanjutnya dijadwalkan untuk menerima vaksin dosis kedua.

(bbn/bbn)