Gondol Duit Rp 420 Juta, Pembobol ATM-Brankas Diburu Polisi Sukabumi

Syahdan Alamsyah - detikNews
Rabu, 24 Feb 2021 14:40 WIB
Bobol ATM di Sukabumi
Kondisi mesin ATM yang rusak akibat dibobol pencuri. (Foto: Syahdan Alamsyah/detikcom)
Sukabumi - Polisi memburu pelaku pembobolan mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan brangkas milik salah satu minimarket di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Pelaku menggondol duit Rp 420 juta dari dalam mesin ATM dan brankas.

"Kami menerima laporan sekitar pukul 10.00 WIB. Petugas kemudian melakukan pengecekan TKP yang berlokasi di minimarket berdekatan dengan Waterpark Desa Citepus," kata Kapolres Sukabumi AKBP Lukman Syarif kepada detikcom, Rabu (24/2/2021).

Saksi sekaligus pegawai mengetahui adanya aksi pencurian ini saat minimarket hendak beroperasi. Saksi yang ke dalam toko itu melihat kondisi ruangan berantakan.

"Kemudian saksi mengecek isi ATM tersebut. Ternyata uang dalam ATM sudah tidak ada. Mesin ATM dalam keadaan rusak. Saksi mengecek ke ruangan belakang tempat penyimpanan brankas dan perangkat CCTV dengan tujuan untuk mengecek rekaman CCTV. Namun perangkat CCTV dan brangkas tersebut telah dirusak dan harddisk CCTV juga tidak ada, diduga dibawa oleh pelaku," tutur Lukman.

Hasil identifikasi di TKP, kata Lukman, pelaku masuk melewati atap minimarket. "Kemudian pelaku merusak atap menggunakan tang. Pelaku masuk ke gudang bagian belakang dan merusak server perangkat CCTV. Lalu merusak lemari penyimpan brankas menggunakan gerinda dan linggis untuk mengambil uang. Setelah itu, pelaku menjebol pintu belakang dan menuju mesin ATM," ujar Lukman.

Usai menggondol uang Rp 420 juta, pelaku kabur melewati jalur yang sama saat masuk. Kini polisi masih menyelidiki dan memburu pelaku.

"Dari lokasi kejadian, petugas menemukan barang bukti berupa pisau gerinda dan topi biru yang diduga milik pelaku. Kasus ini masih kita selidiki, nilai kerugian sekitar Rp 20 juta (uang dalam brankas) dan ATM sekitar Rp 400 juta," tutur Lukman.

Tonton juga Video: Pembobol BNI, Maria Lumowa Didakwa Rugikan Negara Rp 1,2 Triliun

[Gambas:Video 20detik]



(sya/bbn)