Jalan Penghubung 2 Kecamatan di Pandeglang Ambles, Akses Warga Terhambat

Rifat Alhamidi - detikNews
Rabu, 24 Feb 2021 12:23 WIB
Jalan penghubung dua kecamatan di Pandeglang sudah 3 bulan ambles
Jalan penghubung dua kecamatan di Pandeglang sudah 3 bulan ambles (Foto: Rifat Alhamidi)
Pandeglang -

Jalan penghubung dua kecamatan di Pandeglang, Banten tepatnya di Desa Parungkokosan ambles hampir 2 meter. Rusaknya jalur yang menyambungkan Kecamatan Cikeusik menuju Cibaliung ini rupanya sudah terjadi sejak 3 bulan yang lalu.

Warga setempat, Zaenudin mengatakan, jalan ambles membuat aktivitas warga di sana menjadi terhambat. Sebab, jalur tersebut merupakan tumpuan warga untuk menjual sejumlah hasil pertanian ke beberapa kecamatan lain.

"Jelas ini mah terhambat, kang. Padi dari sini bukan sedikit, banyak yang ngirim pakai mobil. Kalau jalannya begitu, kita harus jauh muternya," katanya kepada wartawan saat ditemui di Pandeglang, Banten, Rabu (24/2/2021).

Selain menghambat aktivitas warga, jalan ambles itu juga kerap menimbulkan kecelakaan bagi pengendara sepeda motor. Ia pun berharap pemerintah setempat segera turun tangan memperbaiki jalan ambles tersebut.

"Waktu itu katanya mau diselesaikan, bahkan sudah ada yang ngontrol ke sini. Tapi udah 3 bulan, sampai sekarang perbaikannya ditunggu-tunggu enggak ada," ucapnya.

"Warga di sini mah maunya cepet dibenerin. Soalnya cuma ini jalan yang terdekat kalau mau ke pasar sama ngejual hasil bumi," tambahnya.

Ditemui terpisah, Kepala Desa Parungkokosan Eman Suherman membenarkan jalan tersebut sudah ambles sejak 3 bulan lalu. Ia menyebut, kerusakan jalan terjadi akibat tingginya intensitas hujan pada awal tahun 2021.

"Jalan ini kewenangannya punya kabupaten. Sekarang warga aktivitasnya jadi terhambat, jadi harus muter dulu ke desa lain kalau mau ngangkutin gabah sama kayu di sini," katanya.

Ia juga mengaku telah mengajukan perbaikan jalan amblas tersebut ke Dinas PUPR Pandeglang. Namun ia menyebut, hingga kini belum ada kejelasan apapun dari dinas terkait untuk melakukan perbaikan di jalur tersebut.

"Belum ada dibangun sampai sekarang, padahal pengajuannya sudah dari dulu. Yang meriksa juga ada, dia datang ke sini, tapi sampai sekarang belum ada perbaikan," tandasnya.

(mud/mud)