Ambulans Pasien COVID-19 Dihalangi Mobil, Pemkot Bandung: Tolong Berempati

Wisma Putra - detikNews
Rabu, 17 Feb 2021 12:51 WIB
Ambulans Dihalangi Mobil di Bandung
Pengendara mobil ini disebut telah menghalangi laju ambulans yang membawa pasien COVID-19 di Kota Bandung. (Foto: tangkapan layar video viral)
Bandung -

Pengguna media sosial di Kota Bandung dibuat geram atas aksi pengendara mobil yang menghambat laju ambulans pengangkut pasien positif COVID-19. Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana buka suara soal kejadian tersebut.

"Masyarakat tolong berempati, ambulans itu lagi bawa orang dalam kondisi gawat darurat. Beri prioritas. Saya pikir, gimana pun harus berempati," ucap Yana di Balai Kota Bandung, Rabu (17/2/2020).

Sekadar diketahui, mobil ambulans masuk dalam kendaraan mendapat prioritas. Hal ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pada Pasal 134 dijelaskan terkait pengguna jalan yang memperoleh hak utama untuk didahulukan sesuai dengan urutan berikut:

a. Kendaraan pemadam kebakaran yang sedang melaksanakan tugas.
b. Ambulans yang mengangkut orang sakit.
c. Kendaraan untuk memberikan pertolongan pada Kecelakaan Lalu Lintas.
d. Kendaraan pimpinan Lembaga Negara Republik Indonesia.
e. Kendaraan pimpinan dan pejabat negara asing serta lembaga internasional yang menjadi tamu negara.
f. Iring-iringan pengantar jenazah.
g. Konvoi dan/atau Kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia.

"Ada aturan, ambulans termasuk kendaraan yang diberi prioritas penggunaan jalan kalau memang sedang bertugas," ucap Yana menegaskan.

Video tersebut pertama diunggah akun Instagram @ambulance_bdg_ai. Dalam video, pengguna mobil enggan mengalah membuka jalan untuk ambulans.

Saat diminta untuk meminggirkan kendaraannya ke lajur kiri oleh relawan motor pengawal ambulans, pengendara mobil tersebut malah mengacungkan jempolnya ke bawah. Kejadian ini berlangsung di Jalan Soekarno Hatta atau tepatnya di perempatan kantor Samsat, Kota Bandung, Selasa (16/2).

(wip/bbn)