Bima Arya Putar Balik Bule yang Langgar Ganjil Genap Kota Bogor

M Solihin - detikNews
Jumat, 12 Feb 2021 12:39 WIB
Aturan ganjil genap di Kota Bogor kembali diberlakukan hingga Minggu (14/2/2021). Sedikitnya 20 orang disanksi denda karena langgar aturan ganjil genap di titik check point Tugu Kujang Bogor.
Ganjil genap Bogor (Foto: M Solihin)
Bogor -

Wali Kota Bogor Bima Arya meminta rombongan turis yang hendak berwisata karena melanggar ganjil genap Kota Bogor. Rombongan turis itu menggunakan mobil dengan plat nomor ganjil di hari bertanggal genap.

Dua mobil yang berisi rombongan turis ini terjaring operasi ganjil genap di titik sekat Wangun, Bogor Timur, Kota Bogor. Rombongan turis ini diputar balik ke arah Ciawi karena mengendarai mobil dengan plat ganjil di hari bertanggal genap.

Titik sekat Wangun merupakan titik sekat yang dibangun untuk mengawasi kendaraan yang masuk ke Kota Bogor dari arah Puncak dan Sukabumi.

Pantauan detikcom, rombongan turis itu menggunakan dua mobil bernopol ganjil. Oleh petugas, kemudian mobil berisi turis tersebut diarahkan masuk ke bekas terminal bus Wangun untuk ditanyai keperluan dan tujuannya ke Kota Bogor.

Bima Arya sempat berdialog dengan salah satu turis yang terjaring. Menggunakan bahasa Inggris, Bima menjelaskan aturan ganjil genap yang berlaku di Kota Bogor dan meminta para turis memutar balik kendaraannya dan kembali ke Jakarta.

"Tadi bilang ke saya, mereka sekeluarga mau ke (lokasi wisata) Kuntum, kelihatannya mau rekreasi kesana. Kemudian saya sarankan pulang, ya mereka paham," kata Bima Aryabdi Wangun, Bogor Timur, Kota Bogor, Jum'at (12/2/2021).

"Ya karena walaupun tetap ke Kota Bogor mereka tetap akan ada pemeriksaan, ya saya sarankan putar arah, mereka bilang oke dan kembali ke Jakarta, ngga ada sanksi tadi, kita peringatkan saja," kata Bima menambahkan.

(mud/mud)