Terkendala Alat, Cianjur Kesulitan Lakukan Donor Plasma Darah

Ismet Selamet - detikNews
Kamis, 11 Feb 2021 14:56 WIB
Poster
Foto: ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom).
Cianjur -

Kabupaten Cianjur, Jawa Barat belum bisa melakukan donor plasma secara mandiri. Pasalnya hingga saat ini Cianjur belum memiliki alat untuk pengolahan plasma darah.

Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Cianjur Yusman Faisal mengatakan saat ini tercatat ada 1.765 orang penyintas COVID-19 di Cianjur. Mereka menjadi komunitas yang dapat menjadi pendonor plasma yang baik untuk penanganan pandemi.

Sayangnya hanya beberapa yang sudah melakukan donor. Sebab untuk bisa donor plasma harus ke Cirebon dan Jakarta.

"Di Jawa Barat biasanya ke Cirebon. Kalau tidak, biasanya ke Jakarta. Cianjur belum punya. Jadi masih sedikit yang donor plasma," kata Yusman, Kamis (11/2/2021).

Menurutnya donor plasma akan menjadi cara lebih murah dan mudah dalam mencegah penyebaran COVID-19.

"Ada juga cara untuk meningkatkan imunitas, apalagi untuk yang sudah terpapar. Tapi biayanya akan sangat mahal. Tapi dengan donor plasma, bisa jauh lebih terjangkau. Makanya sangat disarankan bagi penyintas ini agar mendonor darah. Dan ditargetkan Cianjur segera miliki alat untuk mengolah plasma darah," tuturnya.

Di sisi lain, Plt Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan pihaknya sudah menganggarkan pengadaan alat pengolah plasma darah.

"Sudah disiapkan, harganya kan lumayan. Tapi kami upayakan segera dilakukan pengadaan sehingga Cianjur bisa melakukan donor plasma sendiri, tidak harus ke daerah lain," kata dia.

(mso/mso)