Ratusan Lilin Doa Mulai Ditata di Vihara Dharma Ramsi Bandung

Yudha Maulana - detikNews
Kamis, 11 Feb 2021 14:13 WIB
Persiapan Imlek di Bandung
Ratusan lilin mulai disusun di halaman Vihara Dharma Ramsi, Kota Bandung. (Foto: Yudha Maulana/detikcom)
Bandung - Vihara Dharma Ramsi melakukan persiapan terakhir untuk menyambut Hari Raya Imlek 2021, yang jatuh pada Jumat 12 Februari 2021. Ratusan lilin mulai disusun di halaman vihara yang terletak di Gg Ibu Aisah, Jamika, Bojongloa Kaler, Kota Bandung, Kamis (11/2/2021).

Pantuan detikcom, sejumlah petugas tengah bergotong royong menata lilin berwarna merah yang menjadi representasi doa dan harapan umat untuk menghadapi tahun ini. Lilin tersebut memiliki berbagai macam ukuran dan tulisan doa berbahasa Tiongkok.

"Lilin sembahyang ini dinyalakan sebagai bentuk doa dan harapan umat, tapi karena pandemi lilin yang biasanya dinyalakan pada malam hari jelang imlek, jadi lilinnya dinyalakan untuk besok saat imlek," ujar pengelola vihara, Asikin.

Asikin mengatakan besar dan kecilnya lilin tergantung dari kemampuan umat. Rata-rata lilin yang besar dipesan oleh pemilik perusahaan besar, tapi hal itu menurut Asikin bukan menjadi ukuran mutlak.

"Doa yang dipanjatkan itu seperti sekeluarga aman dan sejahtera, lilin ini menjadi bagian dari ritual," katanya.

Di tengah pandemi ini, ujar Asikin, jumlah lilin yang dititipkan sedikit berkurang hingga 35 persen. Saat ini, jumlah lilin yang dititipkan sebanyak 200-an lilin. "Ya kehidupan itu naik dan turun," ucap Asikin.

Vihara Dharma Ramsi akan buka untuk umat pukul 6 pagi sampai jam 5 sore. Pengunjung yang hendak sembahyang di 28 altar vihara, akan dibatasi per lima pasang atau 10 orang.

"Kalau tahun-tahun sebelumnya kita buka 1x2 jam, tapi karena pandemi, tidak ada kerumunan, jadi jamnya juga hanya sampai jam lima sore," tutur Asikin.

Vihara Dharma Ramsi merupakan salah satu vihara tertua di Kota Bandung, tempat ibadah yang berada di tengah permukiman padat penduduk ini dibangun pada tahun 1954. "Di sini ada 28 altar, paling komplet," kata Asikin. (yum/bbn)