Cianjur Zona Orange, Pemkab Soroti Klaster Keluarga-Perkantoran

Ismet Selamet - detikNews
Selasa, 09 Feb 2021 22:37 WIB
Poster
Ilustrasi virus Corona (Ilustrator: Edi Wahyono)
Cianjur -

Zona orange penyebaran COVID-19 disandang Kabupaten Cianjur. Sebelumnya daerah ini berstatus zona kuning. Munculnya klaster keluarga dan perkantoran disorot Pemkab Cianjur.

Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Cianjur Yusman Faisal mengatakan status zona orange ini berlangsung sejak akhir pekan lalu. "Belum ada perubahan lagi, pekan ini juga masih zona orange," ujar Yusman, Selasa (9/2/2021).

Menurutnya, kasus COVID-19 di Cianjur saat ini tercatat ada 2.484 kasus positif, dengan 1.765 orang dinyatakan sembuh dan 613 masih dalam proses perawatan. Untuk kasus meninggal, saat ini tercatat ada 31 orang. Salah satu di antaranya ialah kepala ruang isolasi di RSUD Sayang Cianjur.

Meski tidak ada klaster besar, semacam acara pernikahan, ulang tahun atau akibat kerumunan lainnya, Yusman mengungkapkan di Cianjur bermunculan klaster keluarga.

"Sempat orange beberapa bulan lalu karena ada klaster ulang tahun. Kalau sekarang karena adanya klaster keluarga dan klaster perkantoran di pengadilan agama," kata Yusman.

Pemkab Cianjur tengah berusaha kembali berstatus kuning atau bahkan hijau. Rencananya, pemerintah menyiapkan program Adaptasi Kegiatan Baru (AKB) hingga tingkat RT dan RW.

"Kami akan gencarkan lagi sosialisasi protokol kesehatan dan penerapan AKB di tingkat lebih kecil lagi. Kami berusaha agar angka penyebaran COVID-19 di Cianjur bisa kembali turun," kata Plt Bupati Cianjur Herman Suherman.

(bbn/bbn)