Dalam 2 Bulan, Denda Pelanggar Prokes di Sumedang Capai Rp 173 Juta

Muhamad Rizal - detikNews
Kamis, 04 Feb 2021 18:18 WIB
Poster
Foto: Ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom).
Sumedang -

Pemerintah Kabupaten Sumedang terus melakukan sanksi denda kepada para pelanggar protokol kesehatan. Hingga saat ini, denda protokol kesehatan telah terkumpul Rp 173 juta lebih.

Ketua Bidang Komunikasi Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Sumedang,Iwa Kuswaeri mengatakan total denda pelanggaran protokol kesehatan di Kabupaten Sumedang mencapai Rp173 juta lebih. Denda tersebut terkumpul sejak penerapan Peraturan Bupati Sumedang Nomor 5 Tahun 2021.

"Selama pelaksanaan operasi yustisi yang dimulai sejak 17 Desember 2020 hingga Rabu 3 Februari 2021 kemarin, sudah terkumpul denda sebanyak Rp173.466.000," kata Iwa Kuswaeri saat dihubungi.

Iwa mengungkapkan jumlah pelanggar pada Rabu 3 Februari 2021 saja tercatat ada 97 pelanggar, dengan denda administratif sebesar Rp 2,5 juta dalam sehari.

"Hingga saat ini, jumlah pelanggar protokol kesehatan di Kabupaten Sumedang tercatat 6.738 orang," katanya.

Sejak pandemi COVID-19 melanda, kata Iwa, Pemkab Sumedang terus melakukan sosialisasi tentang penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat. Sampai saat ini tingkat kepatuhan masyarakat dalam menerapkan 3M sudah mulai membaik.

"Kesadaran masyarakat untuk memakai masker saat beraktifitas sudah mulai biasa dilakukan. Namun ada saja beberapa yang masih melanggar," katanya.

Iwa menambahkan Pemkab Sumedang telah melakukan pemeriksaan terhadap 14.977 spesimen swab, 9.768 spesimen di antaranya dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, 2.077 spesimen di RSUD Sumedang, dan sebanyak 3.021 spesimen dilakukan di kawasan industri.

"Jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Sumedang menembus 1.742 orang, 1.552 orang telah sehat, 60 orang meninggal dunia, 15 orang dirawat di rumah sakit, dan 115 orang tengah menjalani isolasi mandiri," ujarnya.

(mso/mso)