Kasus Corona Meningkat, Aparat Sekat Wisatawan ke Pangandaran

Faizal Amiruddin - detikNews
Sabtu, 30 Jan 2021 20:44 WIB
Cegah Corona, Aparat Jaga Ketat Pangandaran
Penyekatan kendaraan wisatawan oleh aparat gabungan di Pangandaran. (Foto: Faizal Amiruddin/detikcom)
Pangandaran -

Satgas COVID-19 Kabupaten Pangandaran melakukan penyekatan terhadap puluhan kendaraan wisatawan yang hendak berkunjung ke Pangandaran di bundaran Emplak Kecamatan Kalipucang Pangandaran, Sabtu (30/1/2020). Sejumlah kendaraan wisatawan yang tak bisa menunjukan hasil tes rapid antigen negatif dan berasal dari zona merah terpaksa disuruh balik kanan.

"Ini merupakan kegiatan pengetatan masuknya wisatawan ke wilayah Pangandaran," kata Kapolsek AKP Jumaeli.

Dia mengatakan kegiatan ini merupakan respon atas lonjakan kasus positif Corona di Kabupaten Pangandaran. "Kasus Corona di Pangandaran melonjak kami mendapatkan perintah dari pimpinan untuk melaksanakan pengetatan. Jadi wisatawan asal zona merah yang tak bisa menunjukan hasil tes rapid antigen negatif, tak bisa masuk ke wilayah Pangandaran," ujar Jumaeli.

Sementara itu, pengetatan wilayah yang dilakukan oleh petugas gabungan Polri, TNI dan Satpol PP itu dikeluhkan oleh para pelaku usaha pariwisata. "Mendadak sekali ya, tanpa sosialisasi sebelumnya. Pengunjung langsung dicegat, kami yang jadi korban," kata Teten pedagang di pantai Pangandaran.

Ketua PHRI Pangandaran Agus Mulyana meminta agar penyekatan dilakukan secara bijaksana dan terukur. Tidak semua akses masuk warga luar Pangandaran ditutup. "Kami harap ada kebijaksanaan, wisatawan yang sudah booking hotel dan membawa hasil tes rapid antigen kami harap diperbolehkan masuk," tutur Agus.

Dia mempertanyakan efektifitas kegiatan penyekatan atau operasi yang tidak dilakukan selama 24 jam. Hal itu dianggap merugikan bagi wisatawan yang kebetulan tercegat razia dan harus balik kanan, sementara sudah melakukan booking hotel

"Itu kan operasinya berkala di jam-jam tertentu sesuai kebijakan petugas, tidak 24 jam. Sehingga masih banyak wisatawan yang bisa masuk," ujar Agus.

Kasus positif Corona di Pangandaran sendiri sampai Jumat (29/1/2021) tercatat sejumlah 316 pasien positif. 289 pasien positif Corona menjalani isolasi mandiri sementara 27 orang lainnya dirawat di RSUD Pandega Pangandaran. Dalam sepekan ini kasus positif Corona terus menunjukkan tren kenaikan yang cukup signifikan, terjadi penambahan sekitar 100 kasus.

(bbn/bbn)