Vaksinasi COVID-19 Tahap 1 untuk Nakes di Bandung Barat Baru 22 Persen

Whisnu Pradana - detikNews
Rabu, 27 Jan 2021 19:19 WIB
The doctor prepares the syringe with the cure for vaccination.
Foto: Ilustrasi (iStock).
Bandung Barat -

Vaksinasi COVID-19 tenaga kesehatan (nakes) tahap pertama di Bandung Barat masih sangat rendah. Dari target 1.880, sampai saat ini baru sekitar sekitar 967 nakes yang sudah menjalani vaksinasi atau baru mencapai 22 persen.

"Sampai tanggal 25 Januari kemarin, baru 967 yang sudah divaksinasi, memang masih rendah karena targetnya kan 1.880. Cuma kita terus lakukan percepatan penyelesaian vaksinasi agar memenuhi target," ungkap Kepala Bidang P2P pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat Mulyana, Rabu (27/1/2021).

Sementara itu ada sekitar 278 nakes yang ditunda dan batal menjalani vaksinasi. Rinciannya 110 nakes ditunda karena tidak datang, sementara 168 yang batal menjalani vaksinasi karena komorbid dan penyintas.

"Nanti yang batal tetap bisa menjalani vaksinasi, karena kan sampai Februari target selesainya. Cuma tetap, interval dari penyuntikan vaksin tahap pertama sampai tahap dua itu harus menunggu 14 hari," tegasnya.

Pihaknya sendiri mengaku sudah siap untuk melanjutkan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 nakes tahap dua. Jumlah penerima vaksinasi COVID-19 tahap 2 nanti tetap sama dengan yang menerima vaksin pada tahap 1. Namun mereka tak perlu lagi melakukan registrasi ulang ataupun menunggu menerima SMS blast.

"Sudah siap, jadi nanti tanggal 28 Januari itu langsung penyuntikan karena data penerimanya sama dengan yang sebelumnya," ujarnya.

Seperti diketahui KBB sendiri menerima jatah vaksinasi COVID-19 produksi Sinovac sebanyak 3.960 dosis vaksin. Dosis tersebut diperuntukkan bagi 1.880 nakes dan 10 orang pejabat serta Forkopimda KBB.

"Kalau pengajuan sebetulnya kan sampai 4 ribu lebih nakes, tapi baru segitu yang disetujui provinsi. Mungkin nanti di tahap selanjutnya bisa dapat jatah tambahan," ujarnya.

(mso/mso)